Jakarta Pusat, Jakarta, ruangenergi.com – PT Elnusa Tbk (ELNUSA), anak usaha PT Pertamina Hulu Energi (PHE) yang tergabung dalam Subholding Upstream Pertamina, kembali menunjukkan keseriusannya dalam membangun SDM unggul. Lewat PT Elnusa Trans Samudera (ETSA), perusahaan menggelar Frontliner Marine Training Program Batch III untuk membekali awak kapal dengan kompetensi sekaligus karakter profesional kelas dunia.
ETSA sendiri bukan pemain baru. Dengan 12 kapal yang siap tempur di berbagai wilayah operasi migas lepas pantai, anak usaha Elnusa ini jadi andalan dalam layanan marine support – mulai dari logistik, mobilisasi proyek eksplorasi hingga mendukung produksi migas nasional.
“Di laut, sukses operasional itu bukan cuma soal teknologi, tapi juga soal profesionalisme, teamwork, dan yang paling penting: keselamatan,” tegas Direktur ETSA, Kurniawati Adjie. Ia menambahkan, program ini dirancang untuk memperkuat budaya kerja yang sejalan dengan visi perusahaan, yakni layanan berkualitas dengan prinsip zero harm.
Tak main-main, ETSA sudah mengadopsi standar keselamatan internasional dan sistem manajemen operasional terintegrasi. Armada yang tangguh dipadukan dengan kru terlatih, menjadikan ETSA mampu memberi layanan yang efektif, efisien, sekaligus mendukung kebutuhan strategis industri energi nasional.
Melalui pelatihan ini, para peserta diharapkan membawa “energi baru” ketika kembali ke lapangan. Bagi Elnusa, membangun SDM unggul adalah investasi jangka panjang yang akan menjaga daya saing perusahaan, baik di level nasional maupun internasional.
“Perwira Elnusa adalah garda terdepan. Dari merekalah keberhasilan operasional dimulai,” tutup Kurniawati.