Duka Sumatera, Duka Kita: HWS SKK Migas Bergerak Salurkan Bantuan Kemanusiaan

Twitter
LinkedIn
Facebook
WhatsApp

Jakarta Pusat, Jakarta, ruangenergi.com-Bencana banjir yang melanda saudara-saudara kita di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat tidak hanya menyisakan duka, namun juga memanggil rasa kemanusiaan yang mendalam. Di tengah cobaan tersebut, Himpunan Wanita SKK Migas (HWS) hadir membawa hangatnya kepedulian, merangkul para korban dengan uluran tangan nyata.

Semangat gotong royong ini tercermin dari keberhasilan HWS menggalang bantuan dari para donatur. Bukan sekadar angka rupiah, bantuan ini berwujud barang-barang esensial yang sangat dibutuhkan para penyintas untuk bertahan di tengah keterbatasan. Tumpukan selimut hangat, pakaian layak pakai, handuk, hingga makanan kering telah disiapkan sebagai bekal fisik dan moral bagi mereka yang terdampak.

Puncak dari aksi solidaritas ini ditandai dengan penyerahan bantuan secara simbolis pada tanggal 10 Desember 2025. Ketua HWS, Ibu Lucy Djoko Siswanto, menyerahkan amanah para donatur tersebut kepada Deputi Dukungan Bisnis SKK Migas, Eka Bhayu Setta.

Kolaborasi ini memastikan bahwa bantuan akan disalurkan secara terpadu, beriringan dengan misi kemanusiaan yang juga digalang oleh Kementerian ESDM dan SKK Migas, agar tepat sasaran dan segera dirasakan manfaatnya.

Kepedulian Tanpa Sekat

Sisi humanis HWS semakin terasa ketika perhatian tidak hanya tertuju jauh ke seberang pulau, namun juga kepada “keluarga” terdekat. Dalam kesempatan yang sama, HWS memberikan perhatian khusus kepada tiga Tenaga Alih Daya (TAD) di lingkungan SKK Migas yang turut menjadi korban banjir tersebut.

Penyerahan bantuan kepada rekan-rekan TAD ini menjadi simbol bahwa solidaritas HWS tidak memandang status, melainkan rasa persaudaraan yang erat.

Aksi ini menjadi bukti nyata bahwa di tengah dinginnya air bah yang merendam pemukiman, masih ada kehangatan hati yang menyala. Himpunan Wanita SKK Migas telah menunjukkan bahwa kepedulian sosial adalah bahasa universal yang mampu menguatkan harapan di tengah keputusasaan.