Profesional! Tanpa Suara, Satgas TNI Merangsek Masuk Selamatkan Pekerja Freeport

Twitter
LinkedIn
Facebook
WhatsApp

Timika, Papua, ruangenergi.com-Drama penyanderaan situasi di ketinggian Papua akhirnya berakhir lega. Sebanyak 18 karyawan PT Freeport Indonesia yang terjebak selama tiga hari di Pos Tower 270 akibat ancaman kelompok bersenjata (OPM), berhasil diselamatkan lewat operasi dramatis Satgas TNI, Sabtu (10/1/2026).

Operasi penyelamatan ini berlangsung menegangkan. Pasukan TNI dihadapkan pada dua musuh sekaligus: ancaman serangan bersenjata dan medan pegunungan ekstrem di ketinggian lebih dari 2.500 meter di atas permukaan laut (mdpl).

Pusat Penerangan (Puspen) TNI dalam siaran pers, mengungkapkan, kunci keberhasilan misi ini adalah pergerakan yang “terencana, terukur, dan senyap”. Menyadari nyawa para pekerja menjadi taruhan, Satgas TNI tidak bergerak gegabah.

Pasukan bergerak menembus hutan dan tebing curam tanpa terdeteksi, mendekati titik isolasi di mana para pekerja tertahan. Situasi sangat krusial karena waktu terus berjalan dan kondisi fisik para pekerja mulai menurun.

Demi menjaga kondisi para korban tetap stabil sebelum evakuasi, TNI menerapkan strategi cerdas. Dukungan logistik dan obat-obatan dikirimkan menggunakan teknologi drone kargo. Langkah ini memastikan para pekerja tetap memiliki asupan energi di tengah kepungan, sementara pasukan penyelamat terus merangsek masuk.

Setelah dua hari pelaksanaan operasi yang intensif, Satgas TNI akhirnya berhasil menguasai kembali Pos Tower 270 yang merupakan salah satu Objek Vital Nasional.

“Negara hadir melalui langkah-langkah terencana. Seluruh personel yang terjebak dapat diselamatkan tanpa menimbulkan korban,” tulis keterangan resmi Puspen TNI.

Ke-18 pekerja tersebut kini telah dievakuasi ke tempat aman dengan kondisi terkendali. Keberhasilan operasi ini menjadi bukti nyata profesionalisme dan kesiapsiagaan TNI dalam melindungi warga negara di medan tersulit sekalipun dari segala bentuk ancaman kedaulatan.