Luar Biasa! Hijaukan Jambi dari Tahura, Pertamina EP Tanam Harapan untuk Masa Depan

Twitter
LinkedIn
Facebook
WhatsApp

Jambi, ruangenergi.com-Di tengah rimbunnya Taman Hutan Raya (Tahura) Sultan Thaha Syaifuddin, Kecamatan Muara Bulian, ratusan bibit pohon mulai menancap ke tanah. Selasa pagi itu (28/1/2026), alam Jambi seakan mendapat kado istimewa menjelang Hari Ulang Tahun Provinsi Jambi ke-69.

Pertamina EP (PEP) Jambi Field menyambut ajakan Pemerintah Provinsi Jambi untuk melakukan penanaman pohon serentak dengan penuh antusias. Bagi PEP Jambi, kegiatan ini bukan sekadar seremoni, melainkan kelanjutan dari komitmen panjang menjaga keseimbangan alam di wilayah operasionalnya.

Sebanyak 200 bibit pohon buah—alpukat, durian, rambutan, dan kelengkeng—ditanam di kawasan Tahura. Pohon-pohon ini dipilih bukan hanya untuk menghijaukan kawasan hutan, tetapi juga sebagai sumber pakan alami bagi satwa liar yang hidup di dalamnya. Dengan demikian, manfaat ekologis dan keberlanjutan ekosistem menjadi tujuan utama.

Pemilihan Tahura Sultan Thaha Syaifuddin bukan tanpa alasan. Sejak 2023, PEP Jambi telah menjalin kerja sama pengelolaan kawasan ini bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Batanghari, dengan melibatkan akademisi Universitas Muhammadiyah Jambi (UMJ) sebagai pelaksana teknis penanaman. Kolaborasi ini menjadi contoh sinergi nyata antara dunia usaha, pemerintah, dan akademisi.

Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Jambi, Andri Yushar, mengapresiasi keterlibatan aktif PEP Jambi dalam kegiatan tersebut. Terlebih, PEP Jambi merupakan pemegang Surat Keputusan Persetujuan Penggunaan Kawasan Hutan (PPKH) seluas 6,29 hektare.

“Kontribusi PEP Jambi dalam kegiatan penanaman pohon ini patut diapresiasi. Ini menunjukkan Pertamina EP Jambi sejalan dengan pemerintah dalam kerja nyata pelestarian lingkungan,” ujarnya.

Komitmen terhadap lingkungan sejatinya telah menjadi bagian tak terpisahkan dari Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) Pertamina EP Jambi. Setiap tahun, ribuan pohon ditanam di sekitar wilayah kerja. Sepanjang 2025 saja, sebanyak 2.510 pohon buah telah ditanam melalui Program Penghijauan Hulu Migas.

Gerakan hijau ini juga bergema di wilayah kerja Pertamina Hulu Rokan (PHR) Zona 1 lainnya. Total lebih dari 36 ribu pohon telah ditanam, mulai dari PHE North Sumatra Offshore (11.373 pohon), PEP Rantau (10.000 pohon), PEP Pangkalan Susu (6.300 pohon), PEP Lirik (3.889 pohon), hingga PHE Jambi Merang (2.520 pohon).

Manager Community Involvement and Development Regional 1, Iwan Ridwan Faizal, menegaskan bahwa kepedulian terhadap lingkungan merupakan bagian penting dari operasional hulu migas.

“Ratusan pohon yang ditanam diharapkan menjadi warisan hijau yang memberikan manfaat ekologis dan sosial. Inilah wujud tanggung jawab perusahaan dalam menyeimbangkan aktivitas usaha dengan kelestarian lingkungan,” tuturnya.

Lebih jauh, program penanaman pohon ini sejalan dengan pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya poin 13 (penanganan perubahan iklim), 14 (ekosistem laut), 15 (ekosistem darat), dan 17 (kemitraan). Sekaligus menjadi bagian dari dukungan Pertamina terhadap target Net Zero Emission (NZE) Indonesia pada 2060 atau bahkan lebih cepat.

Dari Tahura Sultan Thaha Syaifuddin, Pertamina EP Jambi menanam lebih dari sekadar pohon. Di sana tertanam harapan—tentang hutan yang lestari, kolaborasi yang kuat, dan masa depan Jambi yang semakin hijau.