Jakarta Pusat, Jakarta, ruangenergi.com— PT Pertamina Internasional Eksplorasi dan Produksi (PIEP) meraih penghargaan Best Achievement Program pada ajang Optimus Award 2025 yang diselenggarakan PT Pertamina (Persero) di Grha Pertamina, Jakarta.
Penghargaan tersebut memperkuat posisi PIEP sebagai perusahaan dengan kinerja unggul, tercermin dari keberhasilan melampaui target RKAP selama tiga tahun berturut-turut serta konsistensi dalam menerapkan strategi cost optimization sebagai pendorong penciptaan nilai perusahaan.
Sepanjang 2025, PIEP mencatat total verified value Program Cost Optimization (Optimus) sebesar USD163,7 juta atau sekitar 600 persen di atas target. Nilai itu terdiri dari USD16,7 juta cost saving, USD125,9 juta revenue growth, dan USD21,1 juta cost avoidance.
Capaian tersebut dinilai menjadi bagian dari upaya perusahaan menciptakan lingkungan kerja yang efisien dengan tetap menjaga standar Health, Safety, Security, and Environment (HSSE) sekaligus meningkatkan produksi hulu migas guna mendukung ketahanan energi nasional.
Acara penghargaan dihadiri Komisaris Utama dan Direktur Utama PT Pertamina (Persero), jajaran Direksi dan Dewan Komisaris, Direksi Subholding dan AP Services, serta perwira Pertamina Group.
Direktur Utama PIEP, Syamsu Yudha, mengatakan penghargaan tersebut menjadi penutup rangkaian Optimus 2025 sekaligus penanda dimulainya Optimus 2026. Ia menyatakan program tersebut diharapkan memperkuat budaya efisiensi, inovasi, dan disiplin eksekusi di seluruh lini bisnis Pertamina Group.
Optimus Award merupakan agenda tahunan Pertamina untuk memberikan apresiasi atas implementasi program cost optimization yang dinilai berdampak pada kinerja keuangan, efisiensi operasional, dan daya saing perusahaan.
Sebagai Subholding Upstream yang beroperasi secara global, PIEP mengelola aset lapangan migas Pertamina di luar negeri yang tersebar di 10 negara, yaitu Aljazair, Malaysia, Irak, Prancis, Italia, Tanzania, Gabon, Kolombia, Angola, dan Venezuela. Perusahaan menyatakan akan terus memperkuat portofolio internasional melalui akuisisi dan pengelolaan aset berbasis prinsip komersial prudent, tata kelola kuat, dan standar operasional berkelas dunia.


