AMDAL Masela Diserahkan, Sinyal Kuat Proyek Raksasa Gas Indonesia Segera Groundbreaking

Twitter
LinkedIn
Facebook
WhatsApp

Jakarta Pusat, Jakarta, ruangenergi.com— Kabar menggembirakan datang dari sektor hulu migas nasional. Kepala SKK Migas Djoko Siswanto melaporkan bahwa dokumen Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) untuk proyek strategis Blok Masela telah resmi diserahkan langsung kepada Presiden Direktur INPEX Masela di kantor Kementerian Lingkungan Hidup.

Penyerahan dokumen penting tersebut disaksikan langsung oleh Menteri Lingkungan Hidup serta Kepala SKK Migas, menandai tonggak administratif krusial bagi proyek gas raksasa di Laut Arafura itu.

“Alhamdulillah, Jumat Barokah, penyerahan dokumen AMDAL diserahkan langsung… mohon doa Bapak Ibu, semoga next groundbreaking dapat segera terlaksana,” demikian laporan Djoko Siswanto dalam keterangannya.

Penyerahan dokumen AMDAL bukan sekadar seremoni. Dalam tahapan proyek migas skala besar, persetujuan lingkungan merupakan prasyarat utama sebelum masuk fase konstruksi fisik. Artinya, proses ini menandakan proyek Masela semakin dekat menuju groundbreaking setelah melewati rangkaian evaluasi teknis dan lingkungan yang panjang.

Menariknya, Djoko sebelumnya telah memberi sinyal positif. Ia menyampaikan bahwa dokumen AMDAL proyek Masela sudah ditandatangani oleh Menteri Lingkungan Hidup. Pernyataan itu kini terkonfirmasi dengan penyerahan resmi dokumen kepada operator proyek.

Di tengah dinamika investasi energi global, kabar ini juga menjadi sinyal positif bagi iklim investasi migas Indonesia. Proyek Masela kerap dipandang investor sebagai indikator keseriusan pemerintah dalam mempercepat proyek strategis yang lama tertunda.

Jika groundbreaking benar-benar terlaksana dalam waktu dekat, maka 2026 berpotensi menjadi tahun penting bagi kebangkitan proyek-proyek raksasa hulu migas nasional.