Jakarta Pusat, Jakarta, ruangenergi.com— Kepala SKK Migas Djoko Siswanto menyampaikan optimisme tinggi terhadap keberlanjutan investasi Eni di Indonesia, seiring dengan pergantian pucuk pimpinan perusahaan migas asal Italia tersebut.
Dalam bincang santai virtual bersama ruangenergi.com, pada Kamis (19/3/2026), Djoko mengungkapkan bahwa di hadapan Menteri ESDM, telah dilakukan momen penting estafet kepemimpinan antara Presiden Direktur Eni Indonesia sebelumnya, Roberto Daniele, dan penggantinya, Mirko Araldi.
Djoko menjelaskan, Roberto telah menyampaikan pamit sekaligus laporan kinerja selama 3,5 tahun menjabat di Indonesia. Dalam periode tersebut, Eni berhasil mencapai Final Investment Decision (FID) untuk sejumlah proyek strategis, antara lain: Geng North Hub. Geng South Hub. Proyek Gendalo-Gendang Project
“Ini capaian luar biasa dan menjadi fondasi kuat bagi pengembangan gas laut dalam Indonesia,” ujar Djoko.
Di sisi lain, Djoko berkata, Mirko Araldi yang kini resmi menjabat sebagai Presiden Direktur Eni Indonesia akan melanjutkan dan mempercepat kegiatan eksplorasi serta eksploitasi.
Djoko menegaskan bahwa bagi Eni, Indonesia kini menjadi salah satu prioritas utama investasi global mereka.
“Ini sinyal kuat bahwa Indonesia masih sangat kompetitif dan menarik di mata investor kelas dunia,” tegasnya.
Seismik Terpanjang Sepanjang Sejarah
Saat ini, Eni tengah melaksanakan survei seismik masif sepanjang kurang lebih 10.350 km, yang disebut sebagai:
“Seismik terpanjang sepanjang sejarah Republik Indonesia.”
Langkah ini menunjukkan agresivitas eksplorasi untuk menemukan potensi sumber daya migas baru, khususnya di wilayah laut dalam.
Selain survei seismik, Eni juga tengah melakukan pengeboran sumur eksplorasi Geliga-1 Well, yang telah mulai dibor sejak 12 Januari 2026.
Djoko menyampaikan bahwa dalam waktu sekitar satu minggu ke depan, hasil pengeboran tersebut sudah dapat diketahui.
“Mohon doa dari seluruh pihak, semoga Geliga-1 menjadi giant discovery yang akan memperkuat ketahanan energi nasional,” ungkapnya.
Pemerintah dan SKK Migas berharap sumur Geliga-1 dapat memberikan temuan besar (giant discovery) yang mampu: Menambah cadangan migas nasional. Mendorong produksi jangka panjang. Memperkuat posisi Indonesia sebagai pemain penting energi global
“Insya Allah dengan dukungan semua pihak, kita berharap hasil terbaik untuk masa depan energi Indonesia,” tutup Djoko.
Ruangenergi Insight:
Estafet kepemimpinan di Eni Indonesia datang di momentum krusial—ketika eksplorasi laut dalam kembali menggeliat.
Jika Geliga-1 berhasil, ini bisa menjadi salah satu temuan terbesar dalam beberapa tahun terakhir dan mempercepat monetisasi proyek-proyek raksasa seperti Gendalo-Gendang.


