“Good News Eksplorasi”! BET-1 Ditajak, CNG Buru Minyak Jumbo di Jabung

Twitter
LinkedIn
Facebook
WhatsApp

Jambi, ruangenergi.com-Kabar baik datang dari kegiatan eksplorasi minyak dan gas bumi nasional. Di tengah upaya pemerintah menggenjot penemuan cadangan migas baru, PT Cipta Niaga Gemilang (CNG) resmi memulai pengeboran Sumur Eksplorasi BET-1 di Wilayah Kerja (WK) Jabung, Jambi, Rabu (2/9/2026).

Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Migas (SKK Migas) Djoko Siswanto melaporkan, pengeboran BET-1 merupakan bagian dari komitmen eksplorasi untuk menemukan sumber daya dan cadangan minyak dan gas bumi baru di Indonesia.

“Alhamdulillah, KKKS PT Cipta Niaga Gemilang hari ini tajak Sumur Eksplorasi BET-1 di Wilayah Kerja Jabung,” demikian laporan Djoko.

Sumur BET-1 berada di Desa Mendahara Tengah, Kecamatan Mendahara, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Provinsi Jambi.

Pengeboran menggunakan Rig ECI#1 berkapasitas 1.500 HP. Sumur ini ditargetkan mencapai kedalaman akhir sekitar 9.219 kaki.

Ada dua sasaran utama yang dibidik dalam pengeboran tersebut. Formasi LTAF menjadi target utama dengan sasaran hidrokarbon berupa minyak, sedangkan Formasi BRF menjadi target sekunder.

Yang menarik, target sumber daya minyak yang hendak dibuktikan melalui pengeboran ini diperkirakan lebih dari 50 juta barel.

Angka tersebut membuat Sumur BET-1 menjadi salah satu titik eksplorasi yang patut diperhatikan. Jika hasil pengeboran dan pengujian mampu mengonfirmasi keberadaan hidrokarbon sesuai target, temuan tersebut berpotensi membuka jalan bagi pengembangan sumber daya migas lebih lanjut di kawasan Jabung Tengah.

56 Hari dan 7 Kali DST

Pengeboran sekaligus pengujian Sumur BET-1 direncanakan berlangsung selama 56 hari operasi.

Dalam periode tersebut, akan dilakukan tujuh kali Drill Stem Test (DST). Pengujian ini penting untuk mendapatkan data mengenai kemampuan produksi sekaligus memperoleh informasi subsurface yang lebih lengkap.

Data hasil pengeboran dan DST nantinya menjadi dasar untuk mengevaluasi seberapa besar potensi hidrokarbon yang ditemukan dan kemungkinan pengembangannya.

Untuk pekerjaan eksplorasi tersebut, biaya yang disiapkan mencapai sekitar US$15,46 juta atau oleh Djoko dianalogikan berada di kisaran harga sebuah pesawat jet.

Nilai investasi tersebut sekaligus menunjukkan besarnya taruhan dalam kegiatan eksplorasi. Pengeboran eksplorasi selalu membawa risiko karena hasil akhirnya baru dapat diketahui setelah target bawah permukaan berhasil ditembus dan diuji.

Harapan Temukan Minyak Lebih Besar

SKK Migas dan PT Cipta Niaga Gemilang berharap Sumur BET-1 memberikan hasil positif, bahkan mampu menemukan minyak melebihi target yang telah ditetapkan.

“Mohon doa, Insya Allah pengeboran eksplorasi ini menemukan minyak melebihi target,” ujar Djoko dalam laporannya.

Keberhasilan eksplorasi tersebut bukan hanya berpotensi menambah sumber daya dan cadangan migas nasional, tetapi juga membuka peluang pengembangan kegiatan hulu migas di sekitar Wilayah Kerja Jabung Tengah.

Seluruh kegiatan pengeboran akan dilaksanakan dengan mengedepankan aspek keselamatan, kesehatan kerja, keamanan, dan perlindungan lingkungan (K3LL) serta prinsip operasi yang aman dan efisien.

Pengeboran BET-1 juga menjadi hasil kolaborasi antara SKK Migas dan PT Cipta Niaga Gemilang dengan dukungan berbagai pemangku kepentingan, baik pemerintah pusat, pemerintah daerah maupun pihak terkait lainnya.

Sinergi tersebut dinilai penting untuk memastikan kegiatan eksplorasi berjalan lancar sesuai ketentuan sekaligus memberikan manfaat optimal bagi negara dan masyarakat di sekitar wilayah operasi.

Bagi industri hulu migas Indonesia, keberhasilan setiap sumur eksplorasi menjadi bagian penting dari upaya mengejar tambahan cadangan baru. Sebab, di tengah kebutuhan menjaga produksi dan lifting nasional, penemuan sumber daya baru merupakan fondasi untuk menjaga keberlanjutan produksi migas di masa mendatang.

Kini, perhatian tertuju ke Sumur BET-1. Rig telah ditajak, target telah ditetapkan, dan pengeboran dimulai.

Harapannya satu: minyak yang ditemukan bukan hanya memenuhi target, tetapi jauh lebih besar dari yang diperkirakan.

“Bersama kita: Doa & BISA. Lifting naik: BISA, BISA, BISA,” demikian semangat yang disampaikan dalam laporan tersebut.