Kreativitas Harga Triliunan: DIF 2025 Pertamina Drilling Capai Value Creation Nyaris Rp 900 Miliar

Twitter
LinkedIn
Facebook
WhatsApp

Yogyakarta, Jawa Tengah, ruangenergi.com-Di tengah suasana yang hangat, layar besar menampilkan perjalanan inspiratif, dari masalah di lapangan bor hingga lahirnya solusi inovatif, menandai dimulainya Drilling Innovation Forum (DIF) 2025.

DIF bukan sekadar pertemuan rutin, melainkan ajang pembuktian bahwa kreativitas pekerja energi mampu menciptakan efisiensi besar dan nilai ekonomi nyata bagi bangsa. Dan pada tahun ini, hasilnya melampaui ekspektasi.

Angka-angka menjadi saksi antusiasme luar biasa. Dari 111 proposal inovasi yang masuk, sebanyak 58 tim berhasil lolos kurasi dan tampil di forum puncak, melibatkan total 298 perwira Pertamina Drilling.

Jumlah ini mencatat kenaikan signifikan—lebih dari 60%—dibanding 2024 yang hanya menyaring 36 inovasi. Lonjakan ini menegaskan bahwa budaya inovasi kini semakin mengakar kuat di tubuh Pertamina Drilling.

Namun, yang paling mencuri perhatian adalah capaian ekonomi yang dihasilkan, atau yang disebut Value Creation. Jika tahun lalu angkanya berada di Rp 172 miliar, pada DIF 2025 nilainya melonjak tajam menjadi Rp 898 miliar, atau naik lebih dari lima kali lipat.

Pencapaian fantastis ini menjadi bukti bahwa ide-ide kreatif para perwira tidak hanya melahirkan solusi teknis, tetapi juga menghasilkan nilai nyata yang berdampak langsung pada kinerja perusahaan dan kontribusi kepada negara. Inovasi yang tampil beragam, meliputi 35 PC-PROVE, 17 FT-PROVE, 3 I-PROVE, dan 3 RT-PROVE, semuanya berfokus pada peningkatan keselamatan, efisiensi, dan keberlanjutan operasi pengeboran.

Dalam sambutannya, Direktur Utama Pertamina Drilling, Avep Disasmita, menegaskan posisi inovasi sebagai kunci strategis. Ia menyatakan bahwa inovasi adalah jalan bagi Indonesia untuk mempercepat lompatan teknologi energi, sejalan dengan visi Presiden Prabowo tentang kemandirian dan ketahanan energi nasional.

“Inovasi bukan lagi pilihan, tetapi kebutuhan,” ujar Avep. “Pertamina Drilling akan terus mendorong lahirnya ide-ide baru yang membuat kita lebih kompetitif, lebih efisien, dan tetap berpegang pada prinsip keselamatan.”

Ia juga menekankan bahwa komitmen perusahaan tak hanya sebatas efisiensi komersial. Di tengah tuntutan global, Pertamina Drilling berkomitmen menjalankan operasi pengeboran yang mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs).

“Mendorong inovasi berarti memastikan bahwa setiap langkah pengeboran kita semakin aman, ramah lingkungan, dan memberi manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat,” tambahnya.

Selama DIF 2025, peserta disuguhi berbagai presentasi teknologi canggih, mulai dari optimasi peralatan, sistem monitoring berbasis digital, hingga metode peningkatan produktivitas rig tanpa menambah biaya operasional.

Di tengah atmosfer kompetisi, semangat kolaborasi justru terasa dominan. Para tim saling bertukar wawasan dan pengalaman lapangan, membuka peluang pengembangan inovasi yang lebih luas di masa depan.

Dengan capaian Value Creation yang hampir menyentuh satu triliun rupiah dan peningkatan drastis jumlah inovasi, DIF 2025 menegaskan posisi Pertamina Drilling sebagai motor penggerak inovasi sektor pengeboran tanah air.

Ajang ini bukan hanya merayakan pencapaian komersial, tetapi juga meneguhkan kontribusi nyata bagi keberlanjutan energi nasional. DIF 2025 diharapkan menjadi batu loncatan lahirnya generasi inovator baru yang mampu membawa industri energi Indonesia menuju standar global yang lebih tinggi dan lebih berkelanjutan.