Jakarta Pusat, Jakarta, ruangenergi.com-ABB memperkenalkan Automation Extended, program modernisasi sistem kontrol terdistribusi (distributed control system/DCS) yang dirancang untuk membantu industri melakukan peningkatan teknologi tanpa mengganggu operasional.
Program ini ditujukan bagi sektor-sektor dengan infrastruktur berskala besar dan kompleks, seperti pembangkitan listrik, minyak dan gas, serta industri proses lainnya. Automation Extended memungkinkan pelanggan mempertahankan sistem yang telah terpasang sekaligus mengadopsi teknologi baru secara bertahap dan terstruktur.
Pelanggan tetap dapat mengandalkan platform yang sudah digunakan, seperti ABB Ability System 800xA, ABB Ability Symphony Plus, dan ABB Freelance, sambil mengintegrasikan kapabilitas baru seperti analitik tingkat lanjut, kecerdasan buatan (AI), serta Internet of Things (IoT).
Presentasi program ini disampaikan oleh Anders Maltesen, President ABB Energy Industries Asia, bersama Abhinav Harikumar, Vice President divisi Energy Industries ABB for Southeast Asia dalam pertemuan dengan media massa, Rabu (25/02/2026) yang dihadiri ruangenergi.com, di Jakarta.
Dalam paparannya, manajemen ABB menekankan bahwa banyak pelaku industri di Asia Tenggara mengoperasikan fasilitas vital yang tidak memiliki toleransi terhadap gangguan produksi. Karena itu, pendekatan modernisasi tanpa disrupsi menjadi kunci.
Automation Extended mengusung arsitektur berbasis separation of concerns, yakni pemisahan antara lingkungan kontrol utama dan lingkungan digital. Lingkungan kontrol difokuskan pada kestabilan dan presisi proses kritis, sementara lingkungan digital memungkinkan penerapan aplikasi tingkat lanjut, analitik real-time, serta integrasi AI dan machine learning tanpa mengganggu sistem inti.
Program ini juga mengintegrasikan teknologi komunikasi seperti Open Platform Communications Unified Architecture (OPC UA) dan arsitektur cloud-native berbasis kontainerisasi serta orkestrasi layanan modular. Dengan pendekatan tersebut, industri dapat meningkatkan kemampuan deteksi anomali, pemantauan kondisi aset, serta optimalisasi pemeliharaan secara berkelanjutan.
ABB menyatakan Automation Extended akan tersedia melalui pembaruan versi berikutnya dari sistem otomasi proses ABB, memberikan jalur transformasi bertahap menuju operasional industri yang lebih efisien dan berkelanjutan.


