Ahai! ExxonMobil Belum Putuskan Lokasi Pembangunan Kilang Petrokimia Hijau di Indonesia

Twitter
LinkedIn
Facebook
WhatsApp

Jakarta, ruangenergi.com- ExxonMobil hingga saat ini belum memutuskan akan memilih kota mana di Indonesia yang akan dijadikan tempat berdirinya kilang petrokimia hijau senilai US$15 miliar.

Exxon membantah jika Kota Serang, di Provinsi Banten dipilih untuk dijadikan tempat mendirikan kilang petrokimia hijau di kota itu.

“Sampai awal Januari 2025 ini masih belum diputuskan (lokasi kilang petrokimia hijau), itu klaim dari Serang saja. ExxonMobil Indonesia kabarnya terus-menerus sedang approach daerah-daerah potensial (termasuk Serang),” kata sumber ruangenergi.com di kementerian, Jumat (03/01/2024), di Jakarta.

Dalam catatan ruangenergi.com, ExxonMobil dikabarkan akan memindahkan pabrik petrokimia ke Indonesia.

Lokasi yang diincar adalah di sekitar Banten, maupun Lampung untuk membangun fasilitas pabrik petrokimia di Indonesia.

Exxon siapkan dana US$10 miliar untuk membangun komplek petrokimia. Selain melakukan pengolahan minyak bumi, ExxonMobil juga memproduksi, mengangkut, berdagang, dan menjual produk-produk petrokimia seperti olefin, aromatik, plastik polietilena dan polipropilena, serta berbagai produk khusus lainnya.

“Petinggi ExxonMobil sedang mempelajari kemungkinkan pindahkan (mendirikan) pabrik petrokimia di Indonesia.Petrokimia ini nantinya produknya sudah green dimana CO2 yang dihasilkan diinjeksikan ke sumur migas,” kata salah satu petinggi institusi migas dalam bincang santai bersama ruangenergi.com, Selasa (19/09/2023) di Nusa Dua Bali.

Sewaktu Joko Widodo menjabat sebagai Presiden Republik Indonesia, dia menerima Chairman Exxon Mobil Corporation Darren Woods di Hotel Four Seasons, San Francisco, Amerika Serikat, pada Rabu, 15 November 2023.

Dalam pertemuan tersebut Presiden Jokowi turut mengapresiasi kerja sama pembangunan kilang petrokimia hijau.

“Saya apresiasi rencana kerja sama untuk pembangunan kilang petrokimia hijau dan Carbon Capture Storage (CSS) dengan nilai mencapai $15 Miliar,” ungkap Presiden Jokowi kepada Darren Woods.

Di samping itu, dalam pertemuan tersebut, Kepala Negara senang bahwa fasilitas CSS menjadi terbesar di Asia Tenggara dan kompleks petrokimia salah 1 yang tercanggih di dunia.

“Saya senang mendengar bahwa fasilitas CCS akan jadi terbesar di Asia Tenggara dan kompleks petrokimia Exxon akan jadi salah 1 yang tercanggih di dunia,” imbuhnya.