Adaro Energy

APBI: Komitmen Akan Clean Energy Sudah Komitmen Global

Jakarta,ruangenergi.com-Komitmen akan clean energy itu sudah komitmen global, termasuk Indonesia. Transisi energi sudah berlangsung di berbagai belahan dunia termasuk di negara-negara yang masih sangat tergantung akan batubara termasuk Indonesia sendiri.

Hal ini terlihat dari bauran energi nasional yang mana porsi batubara utk jangka panjang akan tergantikan oleh energi baru terbarukan (EBT).

Hendra sinadia
Hendra sinadia

“Dalam Transisi Energi di Indonesia perlu dipertimbangkan secara komprehensif peran batubara yang masih signifikan apalagi demand untuk jangka pendek dan menengah masih cukup prospektif karena 97 persen ekspor kita ke negara negara Asia Pasifik yang masih banyak bergantung sumber energinya terhadap batubara,” kata Direktur Executive Asosiasi Pertambangan Batubara Indonesia (APBI) Hendra Sinadia kepada ruangenergi.com,Rabu(03/03/2021) di Jakarta.

Hendra menambahkan,China saja sudah declare carbon neutrality di tahun 2060.

“Jadi masih 40 thn lagi, kan bisa masih bisa ekspor kan kesana,” tutur Hendra.

Sebelumnya,Sekretaris Jenderal Dewan Energi Nasional Djoko Siswanto menuturkan DEN Sangat mendukung EBT dan Hilirisasi Batubara.

“Tetap mempertahankan target EBT 23 % di 2025 dalam RUEN, melakukan MoU solar cell, bersurat ke Presiden Jokowi terkait percepatan motor listrik sesuai Perpres 55/2019.Presiden RI telah meratifikasi Paris Agreement untuk menggunakan energy bersih yang didukung oleh Biden,” papar Djoko Siswanto.

Dalam catatan ruangenergi.com,Indonesia kembali menegaskan komitmen yang kuat dalam menerapkan energi bersih sebagai upaya meningkatkan pasokan energi. Tentunya, upaya tersebut dilakukan dengan memperluas pemanfaatan serta mendorong investasi energi terbarukan.

“Untuk memenuhi permintaan energi, Indonesia telah menetapkan target 23 persen energi terbarukan dalam bauran energi pada tahun 2025. Kebijakan ini, dikombinasikan dengan komitmen untuk mengurangi emisi hingga 29 persen pada tahun 2030, merupakan jalan yang jelas menuju sistem energi yang lebih bersih,” ujar Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Arifin Tasrif, dalam pertemuan virtual International Energy Agency (IEA) Clean Energy Transitions Summit, Kamis sore (9/7/2020) di Jakarta.

BACA JUGA  Pembangunan Pabrik DME Masih On The Track

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *