Bontang, Kaltim, ruangenergi.com – PT Badak NGL (Badak LNG) menerima kunjungan benchmarking dari PT Kaltim Prima Coal (KPC) di Badak Conference Room, Bontang, Selasa (10/3/2026). Pertemuan ini bertujuan untuk memperkuat sinergi antarperusahaan energi di Kalimantan Timur sekaligus pertukaran wawasan mengenai standar operasional dan pemeliharaan fasilitas strategis.
Kunjungan ini difokuskan pada pendalaman sistem pengolahan gas, manajemen penyimpanan (storage), serta pengoperasian dermaga pengapalan (loading dock). Langkah ini diambil KPC sebagai bagian dari persiapan rencana pengembangan proyek strategis di sektor pertambangan yang memerlukan familiarisasi dengan industri pengolahan gas dan petrokimia.
Vice President Production Badak LNG, Johan Anindito Indriawan, menyambut baik inisiatif tersebut. Ia menegaskan bahwa Badak LNG memiliki kapabilitas teknis untuk memproses gas alam menjadi energi yang efisien.
“Kami melihat potensi bagi sektor industri lain, termasuk pertambangan, untuk memanfaatkan gas sebagai bahan bakar yang kompetitif melalui fasilitas yang kami kelola,” ujar Johan dalam sambutannya.
Pada kesempatan yang sama, General Manager Processing & Handling PT KPC, Poltak Sinaga, menjelaskan bahwa kunjungan ini merupakan langkah penting dalam memenuhi penugasan terkait proyek Coal Chemical Plant. Ia mengapresiasi keterbukaan Badak LNG dalam membagikan manajemen operasional dan pemeliharaan peralatan.
“Kami berterima kasih atas kesempatan untuk melihat langsung bagaimana manajemen operasional di sini. Ini sangat penting bagi rencana proyek kami ke depan,” kata Poltak.
Rangkaian agenda diakhiri dengan peninjauan lapangan (site visit) ke area proses, fasilitas penyimpanan, dan dermaga pengapalan. Pertemuan ini diharapkan menjadi titik awal kolaborasi kedua perusahaan dalam mengoptimalkan sumber daya energi di wilayah Kalimantan Timur.


