Jakarta, ruangenergi.com– Balai Besar Pengujian Minyak dan Gas (LEMIGAS) siap untuk menerima penugasan dari Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) dan ENI Indonesia untuk melakukan sertifikasi atas cadangan lapangan gas Geng North di blok North Ganal, Lepas Pantai Kalimantan Timur.
Langkah sertifikasi ini perlu untuk bisa mengetahui secara tepat jumlah cadangan gas yang ditemukan di sumur Geng North-1.
Berdasarkan keterangan resmi Eni, Senin (2/10/2023), perkiraan awal menunjukkan total struktur yang ditemukan sebesar 5 triliun kaki kubik (Tcf) gas dengan kandungan kondensat sekitar 400 Mbbls.
” Lemigas siap untuk menerima sertifikasi. Walau begitu, KKKS untuk sertifkasi bisa kemana saja. Lemigas juga siap,” kata Kepala Balai Besar Pengujian Minyak dan Gas Bumi LEMIGAS Ariana Soemanto dalam bincang santai virtual bersama ruangenergi.com, Jumat (13/10/2023) di Jakarta.
Dalam catatan ruangenergi.com, Sumur Geng North-1 dibor dengan kedalaman 5.025 meter pada kedalaman air 1.947 meter, melewati kolom gas setebal sekitar 50 meter di reservoir batu pasir miocene dengan sifat petrofisika yang baik.
Uji produksi sumur (DST) telah berhasil dilakukan untuk penilaian menyeluruh atas penemuan gas, meskipun dibatasi oleh fasilitas pengujian, studi ini memungkinkan untuk memperkirakan kapasitas sumur hingga 80-100 MMscfd dan sekitar 5-6 kbbld kondensat.
Temuan itu bakal berkontribusi signifikan pada pembentukan hub produksi gas baru, di bagian utara cekungan Kutai. Selain itu. temuan itu bakal terhubung dengan fasilitas LNG Bontang, Kalimantan Timur