Berita Menarik: 7 Anak Usaha Pertamina Masuk Daftar Produsen Minyak Terbesar Nasional

Twitter
LinkedIn
Facebook
WhatsApp

Jakarta Pusat, Jakarta, ruangenergi.com- PT Pertamina (Persero) kembali menunjukkan dominasinya di sektor hulu migas nasional. Dorongan kuat terhadap peningkatan kinerja produksi melalui Subholding Hulu yang dipimpin Pertamina Hulu Energi membuahkan hasil signifikan. Tercatat 7 anak usaha hulu Pertamina berhasil menembus daftar 10 perusahaan penghasil minyak terbesar di Indonesia, berdasarkan data terbaru yang dirilis oleh Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Migas (SKK Migas).

Vice President Corporate Communication Pertamina, Muhammad Baron, menegaskan komitmen perusahaan untuk terus memperkuat ketahanan energi nasional. “Seluruh program strategis Pertamina dirancang selaras dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, terutama dalam memperkuat swasembada energi melalui penerapan dual growth strategy,” ujarnya.

Strategi Ganda: Migas Tetap Kuat, Transisi Energi Melaju

Baron menjelaskan, strategi ganda Pertamina berfokus pada dua hal:

  1. Memaksimalkan bisnis legasi migas, dan
  2. Mempercepat transisi menuju energi rendah karbon.

Di tengah tantangan global dan laju penurunan alamiah produksi migas, Pertamina tetap mampu menjaga produksi pada level tinggi. Hingga Oktober 2025, Pertamina mencatatkan produksi migas sebesar 1,032 juta barrel oil equivalent per day (boepd).

“Produksi migas tetap terjaga di atas 1 juta BOE. Ini menunjukkan komitmen Pertamina menjaga ketahanan energi dan memberi nilai terbaik bagi Indonesia menuju Indonesia Emas 2045,” tambah Baron.

7 Anak Usaha Pertamina Masuk 10 Besar Nasional

Berikut daftar perusahaan migas yang masuk dalam top 10 SKK Migas, dengan tujuh di antaranya merupakan bagian dari keluarga besar Pertamina:

  • Exxon Mobil Cepu Ltd (PI Pertamina 45%) – 153.900 bph
  • Pertamina Hulu Rokan – 151.020 bph
  • Pertamina EP – 68.497 bph
  • Pertamina Hulu Energi ONWJ – 25.501 bph
  • Pertamina Hulu Mahakam – 23.639 bph
  • Pertamina Hulu Energi OSES – 17.177 bph
  • Pertamina Hulu Sanga-Sanga – 13.105 bph

Secara keseluruhan, Pertamina mengelola 24% blok migas nasional, namun kontribusinya mendominasi dengan 69% produksi minyak dan 37% produksi gas nasional.

Dalam agenda Rapat Dengar Pendapat Komisi VI DPR RI pada 19 November 2025, Anggota Komisi VI, Khilmi, memberikan apresiasi tinggi atas keberhasilan Pertamina menjaga stabilitas pasokan dan kualitas BBM nasional. Kinerja ini dinilai krusial bagi keberlanjutan aktivitas ekonomi nasional.

Sebagai perusahaan energi dengan peran strategis, Pertamina menegaskan komitmennya dalam mendukung target Net Zero Emission 2060. Perusahaan terus mendorong program-program yang sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs) dan penerapan Environmental, Social, and Governance (ESG) di seluruh lini bisnis.

Dengan capaian ini, Pertamina tidak hanya mengokohkan posisi sebagai tulang punggung ketahanan energi nasional, tetapi juga sebagai pemimpin transformasi menuju masa depan energi yang lebih bersih dan berkelanjutan.