BPH Migas–AKR Perkuat Sinergi, Pastikan Solar Subsidi Tepat Sasaran

Twitter
LinkedIn
Facebook
WhatsApp

Samarinda, Kaltim, ruangenergi.com-Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) bersama PT AKR Corporindo Tbk memperkuat kolaborasi untuk memastikan penyaluran Jenis Bahan Bakar Minyak (BBM) Tertentu (JBT) Solar Subsidi berjalan tepat sasaran, transparan, dan akuntabel. Hal ini menjadi poin utama dalam Focus Group Discussion (FGD) di Samarinda, Kalimantan Timur, Rabu (11/02/2026).

Kepala BPH Migas Wahyudi Anas mengutarakan, sinergi akan terus dilakukan agar penyaluran BBM subsidi benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat dan mendorong perekonomian daerah.

“Kita terus memperkuat dan memperkokoh kinerja AKR sebagai badan usaha pelaksana penugasan BBM agar lebih baik, mendukung swasembada energi dan meningkatkan layanan kepada masyarakat hingga pengembangan di wilayah-wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar),” ungkap Wahyudi.

Peningkatan kinerja ini dilakukan melalui evaluasi menyeluruh, mulai dari tata kelola, ketersediaan stok, mekanisme distribusi, hingga validasi penyaluran kepada konsumen.

“Kita lakukan improvement, sinergi, serta penguatan integrasi data agar lebih kuat, andal, serta memudahkan verifikasi dan validasi data setiap bulan atau triwulan yang dilaporkan kepada Kementerian Keuangan,” imbuhnya.

Di samping itu, monitoring bersama antara BPH Migas dan AKR juga akan terus dilakukan. Hal ini bertujuan untuk menjaga tata kelola penugasan Pemerintah dalam penyediaan dan pendistribusian BBM subsidi semakin akuntabel. “Kami tetap mendorong transparansi data dan pelaporan hingga di titik akhir distribusi dapat terus kita jaga bersama,” tegas Wahyudi.

Di tempat yang sama, Deputy Chief Executive Officer (CEO) AKR Corporindo Mery Sofi menyampaikan apresiasi atas dukungan dan panduan BPH Migas dalam pelaksanaan Penugasan, Penyediaan dan Pendistribusian JBT (P3JBT). Ia menilai sinergi tersebut penting untuk menjaga ketepatan distribusi kepada konsumen yang berhak.

“Harapannya sinergi ini bisa terus ditingkatkan untuk membangun kinerja bersama dalam monitoring dan distribusi P3JBT kepada konsumen yang membutuhkan dengan tepat sasaran. Masyarakat terlayani, dan barang (BBM) yang didistribusikan adalah barang yang sesuai,” ucapnya.

FGD ini turut dihadiri Anggota Komite BPH Migas Arief Wardono, Bambang Hermanto, Baskara Agung Wibawa, Eman Salman Arief, Erika Retnowati, Fathul Nugroho, Harya Adityawarman dan Hasbi Anshory. Turut hadir juga Direktur BBM BPH Migas Soerjaningsih serta jajaran direksi AKR Corporindo, yaitu Finance Director Ter Murti Tiban, Commercial Director Johnny Sutanto, Assistant to Deputy CEO Samuel Adikoesoemo, Deputy Tax & Accounting Melyati Yuwono, Deputy Network & Operations Yuwono Ongkowijoyo, dan Head of Branch Kalimantan Timur Ferry Halim.

Pemantauan Terminal Tank dan SPBKB

Sebelumnya, hari Selasa (10/02/2026), BPH Migas juga meninjau Terminal Tank Palaran di Samarinda dan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (SPBKB) milik AKR Corporindo. Terminal Palaran merupakan salah satu terminal BBM milik PT AKR Corporindo Tbk yang menyuplai kebutuhan BBM di Samarinda dan sekitarnya di provinsi Kalimantan Timur. Pemantauan dilakukan untuk memastikan ketersediaan dan distribusi solar subsidi berjalan normal, termasuk proses blending Fatty Acid Methyl Ester (FAME) menjadi Biodiesel 40 (B40) sebelum disalurkan ke masyarakat.

“Kegiatan ini dalam rangka memastikan penyaluran BBM subsidi jenis solar tepat waktu dan tepat sasaran. Tadi kami juga telah mengunjungi terminal tank AKR Palaran sebagai salah satu tempat penyimpanan BBM milik AKR yang terdapat proses blending (pencampuran) Fatty Acid Methyl Ester sampai menjadi Biodiesel 40 (B40) yang siap disalurkan kepada masyarakat,” terang Anggota Komite BPH Migas Bambang Hermanto.

Sementara itu, saat mengunjungi SPBKB, terpantau kondisi penyaluran BBM subsidi di SPBKB Kutai Kertanegara berjalan dengan normal dan tidak terjadi antrean. Khusus untuk penyaluran JBT Solar, operator telah melaksanakan proses transaksi sesuai aturan yang ditetapkan pemerintah.

Dalam pemantauan ini turut hadir Anggota Komite BPH Migas Arief Wardono, Erika Retnowati, Fathul Nugroho, dan Hasbi Anshory didampingi oleh Commercial Director AKR Corporindo Johny Sutanto dan Deputy Network & Operations AKR Corporindo Yuwono Ongkowijoyo.