Jakarta Pusar, Jakarta, ruangenergi.com — Kabar menggembirakan datang dari dunia hulu migas nasional. SKK Migas melaporkan temuan gas signifikan (Significant Gas Discovery) dari pengeboran Sumur Eksplorasi Konta-1 Dir di Wilayah Kerja (WK) Muara Bakau, Kalimantan Timur.
Laporan resmi yang disampaikan Kepala SKK Migas, Djoko Siswanto, menegaskan bahwa sumur tersebut menunjukkan indikasi kuat keberadaan hidrokarbon berupa gas dengan performa awal yang sangat menjanjikan.
Penemuan baru ini digadang-gadang berpotensi menjadi “big fish discovery” terbaru di Cekungan Kutai—salah satu cekungan migas paling produktif di Indonesia.
Pengeboran Konta-1 Dir menambah daftar keberhasilan eksplorasi di kawasan strategis Kalimantan Timur. Sumur ini berada di area prospektif yang dekat dengan tiga struktur migas yang telah terbukti mengandung hidrokarbon, yaitu: Struktur Gula – ±15 km timur (WK Ganal). Struktur Katak Biru – ±25 km selatan (WK Muara Bakau). Struktur Geng North – ±30 km tenggara (North Ganal PSC)
Kedekatan ini memperkuat konsep geologi kawasan utara Muara Bakau sebagai zona dengan potensi sumber daya gas berskala besar.
Kronologi & Data Teknis Pengeboran: Spud Date: 2 Maret 2025. Kedalaman: 4.575 meter MD. Target Reservoir: Batupasir Formasi Balikpapan & Kampung Baru (Late Miocene – Pliocene)
Sumur Konta-1 Dir telah diperforasi pada 1 Desember 2025 pukul 13.58 WITA. Dalam tahap clean-up, sumur menunjukkan kemampuan alir gas yang luar biasa: Natural flow — 14 MMSCFD (choke 8/64”, WHP ~4200 psi). Peningkatan menjadi 19,8 MMSCFD pada jam 17.00 WITA (choke 12/64”). Produksi 6 Desember 2025: 30,5 MMSCFD + kondensat ±700 BOPD (choke 38/64”)
SKK Migas menyebut, bila choke dibuka penuh, potensi alir gas dapat mencapai 60 MMSCFD — angka yang sangat signifikan untuk sumur eksplorasi.
Penemuan Konta-1 Dir membawa implikasi strategis bagi masa depan energi Indonesia, yakni : Menguatkan portofolio gas di utara WK Muara Bakau.Membuka peluang percepatan monetisasi temuan gas baru. Berpotensi terintegrasi dengan future North Hub, bersama temuan di Geng North dan struktur migas lain di sekitarnya. Menambah cadangan energi nasional, mendukung program Asta Cita pemerintah dalam memperkuat kemandirian dan ketahanan energi
Selain itu, keberhasilan ini diharapkan menjadi katalis bagi peningkatan eksplorasi di Cekungan Kutai—kawasan yang terus menunjukkan potensi pertumbuhan jangka panjang
SKK Migas memberikan apresiasi tinggi kepada Eni Muara Bakau, operator yang melakukan pengeboran, atas komitmen eksplorasi yang agresif dan berintegritas. Sinergi kuat antara pemerintah dan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) diyakini menjadi kunci keberhasilan upaya memperkuat cadangan nasional dan memastikan keberlanjutan pasokan energi.
Dalam laporan resminya, Kepala SKK Migas Djoko Siswanto menyampaikan terima kasih kepada Menteri, Wakil Menteri, serta seluruh pihak yang terus mendukung upaya penguatan energi nasional.
“Lifting naik… Bisa, Bisa… Bisa!” demikian pesan optimisme yang menutup laporan tersebut, seperti diceritakan kepada ruangenergi.com, Minggu (07/12/2025).
Penemuan ini bukan hanya kabar baik bagi industri migas, tetapi juga langkah strategis menuju masa depan energi Indonesia yang lebih mandiri.













