BUMA Perkuat Kepemimpinan untuk Mempertajam Fokus Strategis dan Eksekusi

Twitter
LinkedIn
Facebook
WhatsApp

Jakarta, ruangenergi.com – PT Bukit Makmur Mandiri Utama (BUMA), anak perusahaan utama dari PT BUMA Internasional Grup Tbk (IDX: DOID), hari ini mengumumkan transisi kepemimpinan yang dirancang untuk mempertajam fokus pada eksekusi dan keunggulan operasional Perusahaan di tengah kondisi industri yang menantang.

Sektor jasa pertambangan diperkirakan akan tetap menantang tahun ini, didorong oleh kompleksitas operasional dan kondisi cuaca yang tidak menentu. Di Indonesia, tekanan untuk mencapai tingkat produktivitas yang tinggi serta keandalan dalam pemenuhan layanan tetap intens. Dinamika ini menegaskan pentingnya eksekusi yang kuat pada ketahanan operasional serta pengelolaan kontrak yang disiplin.

Meskipun BUMA terus beroperasi dengan fondasi yang solid, menjaga hubungan jangka panjang dengan klien, serta menerima dukungan kuat dari para mitra pendanaan, termasuk bank-bank terkemuka di Indonesia serta pemegang obligasi dan Sukuk, Perusahaan mengambil langkah proaktif untuk memperkuat penyelarasan kepemimpinan guna mendukung eksekusi yang lebih konsisten dalam situasi saat ini.

Efektif 1 Januari 2026, Ronald Sutardja ditunjuk sebagai Direktur Utama BUMA, menggantikan Indra Kanoena yang telah mengakhiri masa jabatannya. Sebelum penunjukan ini, Ronald menjabat sebagai Komisaris Utama BUMA.

Ronald sebelumnya pernah memimpin BUMA sebagai Direktur Utama pada periode 2014 hingga 2021, di mana selama periode tersebut BUMA mencatatkan kinerja operasional yang kuat serta memperluas basis klien dan jejak operasionalnya. Ronald tetap terlibat aktif dalam merumuskan arah strategis BUMA, serta memiliki pemahaman mendalam terhadap operasional, klien, dan sumber daya manusia di BUMA. Penunjukannya mencerminkan fokus Dewan Komisaris dalam memperkuat disiplin eksekusi dan memastikan keselarasan yang lebih erat antara Grup dengan unit-unit bisnis operasionalnya.

Selain penunjukan Direktur Utama, Dewan Komisaris juga telah menyetujui sejumlah perubahan kepemimpinan untuk memastikan kesinambungan, mempertahankan wawasan penting terkait operasional, serta memperkuat fokus BUMA dalam menjaga stabilitas operasional.

Efektif 1 Januari 2026, susunan kepemimpinan BUMA adalah sebagai berikut:

 

Dewan Komisaris

▪     Komisaris Utama: Ashish Gupta

▪     Komisaris Independen: Hamid Awaluddin (tidak berubah)

▪     Komisaris Independen: Soemarno Witoro Soelarno (tidak berubah)

Dewan Direksi

▪     Direktur Utama: Ronald Sutardja

▪     Wakil Direktur Utama: Nanang Rizal Achyar (tidak berubah)

▪     Direktur: Silfanny Bahar (tidak berubah)