Bupati Siak Temui Kepala SKK Migas Bahas Penguatan BSP

Twitter
LinkedIn
Facebook
WhatsApp

Jakarta Pusat, Jakarta, ruangenergi.com-Langit ibu kota bahkan belum sepenuhnya terang ketika Bupati Siak, Dr. Afni Zulkifli, sudah duduk berdiskusi serius dengan Kepala SKK Migas, Djoko Siswanto, di Wisma Mulia, Jumat (20/2/2026) pagi. Pertemuan yang berlangsung sebelum pukul 07.00 WIB itu menandai keseriusan Pemerintah Kabupaten Siak memperkuat sektor minyak dan gas sebagai penopang utama keuangan daerah.

Didampingi Komisaris BUMD Bumi Siak Pusako (BSP) Heriyanto dan Plt Direktur BSP Raihan, Afni menegaskan bahwa konsultasi intensif tersebut merupakan bagian dari langkah strategis mendorong kemajuan perusahaan daerah yang memegang peran vital dalam Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Pertemuan intens kali ini Insya Allah semakin memperkokoh niat dan ikhtiar kami membawa progres besar untuk masa depan Negeri Istana dari sektor migas,” ujar Afni, dikutip dari website Media Center Riau.

Di tengah kebijakan pemangkasan transfer dari pemerintah pusat, Afni menyebut sektor migas kini menjadi salah satu sumber kehidupan fiskal daerah. Karena itu, keberadaan BSP sebagai pemegang saham mayoritas di salah satu Wilayah Kerja migas produktif nasional dinilai sangat strategis.

Ia mengakui tanggung jawabnya tidak ringan. Sejak menjabat hampir sembilan bulan lalu, ia merasakan langsung tekanan moral dalam mengambil keputusan penting, terutama saat perusahaan daerah itu menghadapi fase sulit.

BSP sempat mencatat kerugian sekitar 14 juta dolar AS akibat peristiwa congeal pada 2024, yang berimbas pada merosotnya dividen pada 2025. Namun memasuki 2026, kondisi mulai berbalik arah.

“Alhamdulillah tahun 2026 ini BSP mulai rebound. Deviden Insya Allah meningkat dari tahun sebelumnya,” katanya optimistis.

Target: Stabilitas Dividen untuk Rakyat

Afni menegaskan pemerintahannya berorientasi pada hasil terukur, terutama menjaga stabilitas bagi hasil migas yang akan kembali ke masyarakat dalam bentuk pembangunan dan pelayanan publik.

Mantan wartawan itu percaya penguatan koordinasi dengan SKK Migas serta soliditas tim BSP menjadi kunci kebangkitan. Ia menilai perusahaan daerah tersebut kini berada di jalur yang tepat untuk bangkit dan menopang kemandirian fiskal Kabupaten Siak.

Dengan ritme kerja yang bahkan dimulai sebelum matahari terbit, pesan yang ingin disampaikan jelas: pertaruhan masa depan keuangan daerah tidak menunggu jam kantor.