IPA

Catatan Redaksi: White Paper di Tengah Issue Perubahan UU Migas

Jakarta,ruangenergi.com-Saat helatan akbar yang  digelar oleh Indonesia Petroleum Association (IPA), yang berlangsung pada 25 Juli hingga 27 Juli 2023, di ICE, BSD City,  terungkap keinganan dari asosiasi bergengsi itu me-launching White Paper .

White paper adalah sebuah dokumen yang berfungsi sebagai panduan, laporan, atau naskah yang merinci suatu topik tertentu secara komprehensif. Biasanya, white paper digunakan untuk menyajikan informasi teknis, solusi, atau gagasan mengenai suatu masalah atau topik spesifik. Istilah “white paper” berasal dari dunia pemerintahan dan bisnis, tetapi saat ini juga umum digunakan dalam berbagai industri dan bidang.

Karakteristik umum dari white paper adalah sebagai berikut:

  1. Tujuan: White paper dirancang untuk memberikan penjelasan mendalam mengenai suatu topik atau masalah yang kompleks. Tujuan utamanya adalah menyajikan informasi teknis secara objektif dan fakta berdasarkan analisis atau penelitian.
  2. Isi: White paper biasanya memiliki struktur yang terorganisasi dengan baik, termasuk gambaran umum tentang topik, analisis masalah, pembahasan solusi, dan kesimpulan. Informasi yang disajikan didukung oleh data, grafik, kutipan, dan referensi yang relevan.
  3. Target Audiens: White paper ditujukan untuk pembaca yang tertarik dan berpengetahuan tentang topik tertentu. Biasanya ditujukan untuk pemangku kepentingan, ahli, profesional, atau pembuat keputusan di industri atau bidang terkait.
  4. Non-promosi: White paper seharusnya tidak berfungsi sebagai alat pemasaran langsung, tetapi sebagai sarana memberikan pemahaman yang lebih baik tentang topik tertentu dan menyajikan solusi berdasarkan analisis objektif.
  5. Neutrality: White paper harus bersifat netral dan menghindari bias atau pandangan pribadi. Isinya harus didasarkan pada data dan analisis yang kuat.

Contoh penggunaan white paper antara lain dalam bidang teknologi informasi, finansial, bisnis, pemerintahan, dan lain-lain. White paper juga sering digunakan untuk memperkenalkan produk atau layanan baru, memberikan solusi teknis terhadap masalah tertentu, atau menyajikan pandangan ahli tentang suatu topik kontroversial.

Menurut Direktur Executive IPA Maritje Wajong,dengan adanya White Paper, yang dilaunching oleh asosiasi ini, bisa menjadi bahan pemikiran oleh semua pihak yang berkecimpung/terlibat di dalam pembuatan revisi Undang-Undang Migas mendatang.

Marjolijn Wajong menjelaskan, para pelaku usaha sekarang dihadapkan pada target peningkatan produksi, dan di sisi lain industri migas juga harus mengurangi emisi. Untuk bisa mengejarnya pelaku usaha membutuhkan fleksibilitas.

Itulah sebabnya IPA mengusulkan pertama fleksibilitas, ditunjang oleh UU Migas agar lebih kompetitif.

Semoga melalui White Paper yang diluncurkan oleh IPA bisa memberikan arahan bagi Legislatif dan Eksekutif untuk duduk bersama mengamanden UU Migas.

Godang Sitompul, Pemimpin Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *