
Jakarta, Ruangenergi.com – PT PLN (Persero) telah meluncurkan laporan pertama bertajuk Task Force on Climate-Related Financial Disclosures (TCFD). Laporan TCFD berisi informasi penting tentang tata kelola,

Jakarta, ruangenergi.com – PLN Nusantara Power (PLN NP) mendukung terobosan baru dalam upaya untuk mengurangi emisi karbon di Indonesia. Setelah menjadi pelopor dan terus menghijaukan

Jakarta, Ruangenergi.com – PT PLN (Persero) meluncurkan platform PLN Climate Click sebagai instrumen pendukung perdagangan karbon antar pembangkit listrik di Indonesia. Lewat PLN Climate Click, perkembangan dan langkah

Jakarta. Ruangenergi.com – Tenaga Ahli Menteri ESDM Bidang Ketenagalistrikan, Sripeni Inten Cahyani mengungkapkan, bahwa konversi sepeda motor dari konsumsi bahan bakar minyak ke energi listrik
Jakarta,ruangenergi.com- Direktur Pusat Studi Kebijakan Publik (PUSKEPI) Sofyano Zakaria meminta agar publik tidak salah menyerap informasi data risiko kerugian finansial dan kesehatan yang dipaparkan oleh

Jakarta, ruangenergi.com – PT PLN Energi Primer Indonesia (EPI) kembali mendapatkan penghargaan terkait keberhasilannya dalam mengimplementasikan governance, risk, and compliance (GRC). Penghargaan tersebut diberikan oleh

Surabaya, ruangenergi.com — PLN Nusantara Power (PLN NP) menandai tonggak penting dalam perjalanannya menuju pengembangan energi berkelanjutan dengan menyelenggarakan Investor Day sebagai bagian dari NP

Jakarta, Ruangenergi.com – PT PLN (Persero) agresif melakukan pengurangan emisi karbon salah satunya lewat penerapan teknologi Carbon Capture Storage (CCS) pada pembangkit. Hal ini juga

Jakarta, Ruangenergi.com – Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Jisman P. Hutajulu memgayakan, bahwa Pemerintah telah memutuskan tarif tenaga listrik triwulan-IV atau periode Oktober-Desember 2023 untuk

Jakarta,ruangenergi.com-Pengamat Kebijakan Publik Agus Pambagio menganggap klaim asumsi kerugian negara Rp14,7 Triliun yang diungkap CREA merupakan agenda setting untuk kepentingan bisnis semata. Agus menilai studi