Musi Rawas, Sumsel, ruangenergi.com- Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) Seleraya Merangin Dua (SRMD) menegaskan dalam waktu dekat akan melakukan pengeboran sumur WB 19 di daerah desa Belani yg diharapkan bisa penambahan produksi lagi.
Hal ini juga adalah salah satu usaha SRMD dari usaha-usaha pengeboran sumur-sumur lain untuk mendukung program pemerintah untuk peningkatan produksi migas Indonesia.
“Semoga dengan usaha yang serius dari KKKS SRMD bisa meningkatkan pendapatan negara dan juga pendapatan pemerintah daerah.Kami juga sangat menghargai bantuan penuh dari team SKK Sumbagsel dan pusat dan juga dari pemerintah daerah Muratara,” kata Vice President Business Support SRMD Seno Aji WB dalam siaran pers SKK Migas Sumbagsel yang diterima ruangenergi.com, Rabu (10/01/2024).
Kepala Lapangan SRMD, Ahmad Rendian menjelaskan juga, pihaknya berhasil menambah produksi migas di sumur pengembangan West Belani 18 sebesar 200 barel per hari (BOPD). Dengan penambahan tersebut, produksi SRMD menjadi 2.300 BOPD.
Penambahan produksi ini merupakan hasil dari kegiatan Pengeboran Sumur Pengembangan (Development Well) yang dilakukan SRMD pada Desember 2023.
“Penambahan produksi di sumur West Belani 18 ini merupakan hasil kerja keras dan dedikasi dari seluruh tim SRMD. Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan produksi migas” ungkap Ahmad.
Penambahan produksi migas di sumur West Belani 18 oleh SRMD merupakan kabar positif bagi industri migas nasional. Penambahan produksi ini menunjukkan bahwa industri migas nasional masih memiliki potensi untuk dikembangkan.
Penambahan produksi ini juga turut berkontribusi terhadap upaya pemerintah untuk mencapai target produksi migas nasional sebesar 1 juta BOPD pada tahun 2030.
SRMD merupakan salah satu perusahaan migas nasional yang berkomitmen untuk meningkatkan produksi migas. Perusahaan ini telah melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan produksi, termasuk melakukan kegiatan pengeboran sumur pengembangan.
Dengan upaya-upaya yang dilakukan oleh SRMD dan perusahaan migas lainnya, diharapkan industri migas nasional dapat terus berkembang dan berkontribusi terhadap pembangunan nasional.