Di Balik Sunyi Lebaran, 3.700 Pekerja PHI Tetap Menjaga Nyala Energi Negeri

Twitter
LinkedIn
Facebook
WhatsApp

Balikpapan, Kaltim, ruangenergi.com-Saat sebagian besar masyarakat Indonesia menikmati hangatnya kebersamaan Idulfitri bersama keluarga, suasana berbeda justru terasa di berbagai fasilitas migas milik PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI) di Kalimantan. Di sana, ribuan pekerja tetap berjaga—menjaga denyut energi negeri agar tak pernah padam.

Lebih dari 3.700 pekerja PHI Regional 3 Kalimantan tercatat tetap bertugas selama libur Idulfitri 1447 Hijriah. Mereka tersebar di berbagai lapangan operasi, baik di darat (onshore) maupun lepas pantai (offshore), memastikan produksi minyak dan gas bumi terus berjalan aman dan andal.

Bagi para pekerja hulu migas, Lebaran bukan sekadar soal pulang kampung atau berkumpul bersama keluarga. Di balik helm keselamatan dan deru mesin produksi, ada pilihan pengabdian yang tidak ringan—merayakan hari kemenangan jauh dari orang-orang tercinta.

Namun, di situlah letak makna lain dari Idulfitri bagi mereka: pengorbanan demi kepentingan yang lebih besar.

Direktur Utama PHI, Sunaryanto, memberikan apresiasi atas dedikasi para pekerja yang tetap menjalankan tugas di momen spesial ini. Menurutnya, keberlangsungan operasi migas sangat bergantung pada komitmen dan profesionalisme para pekerja di lapangan.

“Keselamatan adalah landasan utama dalam setiap kegiatan operasi dan bisnis perusahaan. Kami percaya, kinerja keselamatan yang unggul akan memastikan keberlanjutan operasi migas,” ujarnya.

Di tengah suasana Lebaran yang identik dengan ketupat, takbir, dan silaturahmi, fasilitas produksi PHI tetap beroperasi tanpa henti. Para pekerja diminta tetap fokus menjalankan tugas, dengan menjunjung tinggi standar keselamatan yang menjadi prioritas utama di industri hulu migas.

Komitmen ini juga menjadi bagian dari kontribusi PHI dalam mendukung agenda besar pemerintah, khususnya mewujudkan swasembada energi nasional. Dengan menjaga stabilitas produksi, PHI turut menopang pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

Sepanjang 2025, PHI mencatatkan produksi sebesar 58 ribu barel minyak per hari (MBOPD) dan 630 juta standar kaki kubik gas per hari (MMSCFD). Angka ini menjadi bukti konsistensi perusahaan dalam menjaga kinerja di tengah tantangan industri energi yang dinamis.

Sebagai bagian dari Subholding Upstream Pertamina, PHI mengelola operasi di Regional 3 Kalimantan yang mencakup Zona 8, 9, dan 10. Dengan mengedepankan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG), perusahaan terus berupaya menjalankan operasi yang selamat, efisien, dan ramah lingkungan.

Di balik gemerlap perayaan Idulfitri, ada cerita sunyi tentang dedikasi. Tentang mereka yang memilih tetap bekerja agar jutaan rumah di Indonesia tetap terang dan berenergi.

Sebab bagi para pekerja PHI, menjaga energi negeri adalah bagian dari ibadah—bahkan di hari raya.