Elnusa Perkuat Peran Teknologi untuk Dorong Produksi Migas Nasional

Twitter
LinkedIn
Facebook
WhatsApp

Jakarta, ruangenergi.com-PT Elnusa Tbk terus menegaskan perannya sebagai salah satu pilar penting dalam rantai operasi hulu migas Pertamina Group. Mengusung tema korporasi 2026 “Rediscover Technology and Innovation Edge,” perusahaan menempatkan teknologi dan inovasi sebagai strategi utama untuk menjaga keandalan operasi sekaligus menopang keberlanjutan produksi migas nasional.

Kinerja operasional sepanjang 2025 menunjukkan capaian signifikan di berbagai lini layanan. Pada segmen geosains, Elnusa berhasil menyelesaikan survei seismik darat seluas 596,6 km² guna mendukung kegiatan eksplorasi dan pengembangan lapangan. Di lini pengeboran, Modular Rig Elnusa menuntaskan pengeboran sembilan sumur di wilayah PHSS dengan performa yang dinilai efisien dan andal.

Aktivitas di sektor well services juga mencerminkan skala operasi yang besar. Sepanjang tahun lalu, Elnusa melakukan pengujian produksi pada 16.130 sumur serta mengoperasikan Hydraulic Workover Unit (HWU) pada 160 sumur. Operasi tersebut berperan penting dalam menjaga stabilitas sekaligus meningkatkan performa produksi di berbagai wilayah kerja Pertamina Group.

Direktur Utama Elnusa, Litta Ariesca, menegaskan bahwa capaian tersebut merupakan hasil konsistensi perusahaan menjaga keseimbangan antara volume pekerjaan dan kualitas eksekusi. Menurutnya, sebagai bagian dari Subholding Upstream Pertamina, Elnusa memegang tanggung jawab strategis untuk memastikan setiap layanan mampu mendorong peningkatan produksi secara optimal, dengan tetap mengutamakan efisiensi biaya dan keselamatan kerja.

Kontribusi serupa juga terlihat pada layanan intervensi dan logging. Selama 2025, Elnusa melaksanakan Cementing Services pada 453 sumur, Coiled Tubing Services pada 875 sumur, serta 1.298 pekerjaan wireline logging. Selain itu, perusahaan melakukan inspeksi inline pada delapan jalur pipa di wilayah PHM guna memastikan integritas fasilitas produksi dan keselamatan operasi.

Tak hanya dari sisi volume, kinerja proyek Elnusa juga menunjukkan efisiensi waktu pelaksanaan. Proyek Engineering Blanket di PHE Jambi Merang rampung lima bulan lebih cepat dari jadwal, sementara proyek EPC Booster Pump selesai empat bulan lebih awal dari target. Capaian ini dinilai mencerminkan disiplin pengelolaan proyek sekaligus kemampuan perusahaan menghadirkan nilai tambah bagi klien.

Penguatan kinerja tersebut berjalan seiring dengan pemanfaatan teknologi baru. Elnusa menerapkan metode Casing While Drilling untuk meningkatkan efisiensi pengeboran, memanfaatkan Chronoflux Technology sebagai solusi stimulasi kimia guna meningkatkan produktivitas sumur, serta mengimplementasikan Dual Velocity String untuk optimalisasi produksi minyak dan gas.

Melalui portofolio layanan terintegrasi—mulai dari survei seismik, pengeboran, intervensi sumur, rekayasa, inspeksi pipa hingga peningkatan produksi—Elnusa terus berkontribusi dalam mendukung target produksi nasional 1 juta barel minyak per hari yang dicanangkan pemerintah. Upaya tersebut dijalankan melalui kolaborasi erat dengan berbagai pemangku kepentingan di lingkungan Pertamina Group.

Komitmen ini menegaskan kesiapan Elnusa untuk terus menghadirkan solusi hulu migas yang aman, efisien, dan berbasis teknologi. Dengan penguatan kapabilitas berkelanjutan serta budaya operational excellence, perusahaan menargetkan peran yang semakin strategis dalam menopang ketahanan dan kemandirian energi Indonesia.