EMP Temukan “Harta Karun” Migas Baru di Riau, Potensi Tembus 76 Juta Barel

Twitter
LinkedIn
Facebook
WhatsApp

Jakarta Pusat, Jakarta, ruangenergi.com- Kabar menggembirakan datang dari sektor energi nasional. PT Energi Mega Persada Tbk (EMP) melalui anak usahanya, PT Imbang Tata Alam (ITA), berhasil mencatatkan penemuan minyak baru di Wilayah Kerja Malacca Strait, Riau. Temuan ini menjadi angin segar di tengah tantangan penurunan produksi migas nasional.

Dalam siaran pers yang diterima ruangenergi.com, penemuan tersebut berasal dari salah satu sumur eksplorasi terbaru yang dibor pada 26 Januari 2026. Dari hasil evaluasi awal, tim menemukan lapisan produktif di Formasi Upper Sihapas dengan ketebalan net pay sekitar 80 kaki.

Lebih dari sekadar temuan geologi, sumur ini menunjukkan performa menjanjikan. Dalam uji alir, produksi awal tercatat mencapai 350 barel minyak per hari (BOPD)—indikasi kualitas reservoir yang baik dan potensi aliran yang stabil.

Secara geologi, temuan ini diinterpretasikan sebagai stratigraphic trap—perangkap alami yang terbentuk akibat perubahan lapisan batuan, bukan struktur patahan. Model ini dikenal berisiko tinggi dalam eksplorasi, namun jika berhasil, hasilnya bisa sangat besar.

“Berdasarkan evaluasi awal, Original Oil in Place (OOIP) diperkirakan sekitar 31 juta barel minyak,” ujar Edoardus Ardianto, Wakil Direktur Utama & CFO EMP.

Tak berhenti di situ, rencana pengembangan melalui enam sumur baru di struktur MSTB-NW diproyeksikan mampu menambah produksi hingga 1.000–1.500 BOPD.

Yang lebih mencengangkan, hasil evaluasi seismik dengan karakter respons serupa menunjukkan potensi sumber daya di sekitar area temuan ini bisa melampaui 76 juta barel minyak. Angka ini menjadikan wilayah tersebut target utama kampanye eksplorasi EMP berikutnya.

Kelik R. Suharya, Direktur EMP & Chief Operation Asset A, menegaskan bahwa ITA akan menggandeng SKK Migas untuk mematangkan konsep pengembangan serta membuka peluang eksplorasi lanjutan di sekitar area temuan.

Sementara itu, Syailendra S. Bakrie, Direktur Utama & CEO EMP, menilai penemuan ini bukan hanya kemenangan perusahaan, tetapi juga kontribusi nyata bagi ketahanan energi nasional.

“Penemuan ini diharapkan memberikan manfaat bagi negara dan masyarakat sekitar Wilayah Kerja Malacca Strait, sekaligus menegaskan komitmen EMP dalam eksplorasi berkelanjutan,” ujarnya.

Dengan temuan ini, EMP kembali menegaskan posisinya sebagai salah satu pemain penting dalam menjaga denyut energi Indonesia—membuktikan bahwa di bawah lapisan bumi Nusantara, masih tersimpan harapan besar bagi masa depan energi nasional.