Gayung Bersambut! Kepala SKK Migas Dwi Soetjipo Tegaskan Bisa Manfaatkan Tangki Crude Idle

Twitter
LinkedIn
Facebook
WhatsApp

Sorong, Papua Barat, ruangenergi.com- Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Dwi Soetjipto sambut positif usulan dari Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (Bph Migas) untuk memanfaatkan tangki-tangki crude yang idle tersebar di wilayah kerja kontraktor kontrak kerja sama (K3S).

Tangki-tangki idle tersebut dimungkinkan untuk menyimpan stok bahan bakar minyak (BBM) yang diatur pengelolaan, pengaturan dan  pendistribusian oleh Bph Migas.

“Sudah barang tentu bisa untuk tangki-tangki yang idle,” kata Dwi Soetjipto dalam bincang santai virtual jarak jauh Sorong-Jakarta bersama ruangenergi.com, Kamis (11/07/2024).

Dwi tidak mengelaborasi lebih jauh. Hanya saja, dalam pemberitaan ruangenergi.com sebelumnya, Anggota Komite Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas (Bph Migas) Yapit Sapta Putra mengusulkan kepada Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Perwakilan Papua Maluku (Pamalu) agar bisa memanfaatkan tangki-tangki minyak mentah (crude) yang idle terpasang yang dimiliki oleh kontraktor kontrak kerja sama (K3S) di Papua.

Pemanfaatan tangki-tangki crude yang idle tersebut bisa untuk dipakai menyimpan stock bahan bakar minyak (BBM) dan disalurkan bagi daerah sekitar.

“Banyak sebetulnya tangki-tangki crude yang idle bisa dimanfaatkan. Tangki-tangki peninggalan zaman dulu kan lifting crudenya besar (di Papua), namun sekarang berkurang. Nah tangki-tangki crude tadi bisa dimanfaatkan untuk simpan BBM,” kata Yapit saat mendampingi Kepala Bph Migas Erika Retnowati berkunjung ke Kantor Perwakilan SKK Migas Pamalu, Rabu (10/07/2024), di Papua Barat.