Jakarta Pusat, Jakarta, ruangenergi.com– Kegiatan eksplorasi migas nasional kembali mencatatkan kabar menggembirakan. Penemuan hidrokarbon berupa light oil menyerupai kondensat dan gas berhasil diperoleh dari pengeboran Sumur Eksplorasi Barokah-1 di Wilayah Kerja North Ketapang, Offshore Jawa Timur.
Kabar ini disampaikan langsung oleh Kepala SKK Migas Djoko Siswanto dalam laporan resmi kepada pimpinan Kementerian ESDM pada Jumat (6/2/2026). Penemuan ini dinilai sebagai capaian penting dalam menjaga momentum eksplorasi migas nasional.
Sumur Barokah-1 dibor sejak 30 November 2025 dengan target eksplorasi build-up carbonate play pada Formasi Ngimbang, salah satu target geologi yang selama ini menjadi incaran para geolog di berbagai wilayah kerja migas Indonesia.
Berdasarkan evaluasi pra-uji alir, potensi sumber daya in-place sementara diperkirakan mencapai sekitar 25 juta barel setara minyak (BOE) pada tingkat probabilitas P50. Angka ini masih berpotensi berubah seiring evaluasi lanjutan dari data hasil Drill Stem Test (DST).
Pada pelaksanaan DST di interval 2.730–2.770 meter measured depth (mMD), sumur mampu mengalir secara alami (natural flow). Performa alir bahkan menunjukkan peningkatan signifikan selama fase clean-up.
Setelah dilakukan stimulasi matrix acidizing, hasil uji alir pasca stimulasi menunjukkan performa yang semakin kuat. Sumur mampu memproduksikan sekitar 2.250 barel minyak per hari (BOPD) dengan API gravity 56 serta gas sekitar 12 juta standar kaki kubik per hari (MMscfd). Fluida yang dihasilkan memiliki kualitas baik tanpa kandungan H₂S maupun CO₂.
Pengujian dilakukan pada kondisi full open choke 46/46 dengan parameter tekanan dan temperatur yang stabil. Water cut tercatat rendah sekitar 3 persen.
Keberhasilan ini merupakan hasil kolaborasi erat antara kontraktor kontrak kerja sama (KKKS) Petronas Carigali North Ketapang dan SKK Migas dalam menjalankan program eksplorasi yang terencana, aman, dan berintegritas.
Secara geologis, keberhasilan menemukan hidrokarbon pada Formasi Ngimbang dinilai sangat strategis. Formasi ini telah lama menjadi target eksplorasi utama dan penemuan di Barokah-1 membuka peluang pengembangan lapangan migas baru di kawasan sekitar Selat Madura dan Offshore Jawa Timur.
Selain membuka potensi pengembangan wilayah kerja sekitar, temuan ini juga memberikan kontribusi langsung terhadap penguatan pasokan energi nasional dan ketahanan energi Indonesia dalam jangka panjang.
SKK Migas dan Petronas Carigali menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah, pemangku kepentingan, serta doa dari berbagai pihak yang terus mengiringi upaya peningkatan produksi migas nasional.
Momentum positif ini diharapkan menjadi pendorong semangat eksplorasi lanjutan untuk menemukan sumber energi baru demi mendukung pertumbuhan ekonomi dan kemandirian energi Indonesia.

