Hulu Migas Butuh Aturan Standard Keteknikan tentang Metering Impurities CCS-CCUS

Jakarta,ruangenergi.com-Industri hulu migas di masa depan akan sangat membutuhkan ketersedian peraturan tentang Carbon Capture Storage dan Carbon Capture Utilization and Storage (CCS – CCUS), dimana kebutuhan dunia terhadap green energy.

Oleh karena itu, untuk dapat menangkap opportunity ini, maka harus ada kejelasan terhadap bagaimana pemisahan zat-zat pengotor/impurities (C02,H2S, dll) agar bisa mendapatkan Nilai Ekonomis Karbon (NEK).

“Sistem aturan standard keteknikan tentang metering impurities juga harus dimiliki oleh pemerintah untuk menghindari dispute atau perdebatan dan sebagainya.Juga independent agency jika terjadi dispute keteknikan terhadap design metering impurities,” kata salah satu petinggi migas yang enggan disebut namanya saat bincang santai bersama ruangenergi.com, Selasa (19/09/2023), di Jakarta.

Menariknya, pemahaman tentang CCS-CCUS dibuat sedemikian kompleks dengan bahasa-bahasa keteknikan yang tinggi. Padahal jika disederhanakan bahasanya, maka pemahaman CCS-CCUS itu sangat simpel.

“CCS-CCUS itu adalah upaya penyimpanan C02 ke dalam ‘rumah minyak dan gas’ (sumur migas). Tadinya di rumah itu berisikan migas, namun kini diisi oleh C02 yang dipompakan ke dalamnya. Nah untuk injeksinya C02 ke sana, butuh pipa yang kuat dan tahan panas. Kebayangkan, betapa mahalnya pipa itu? Sudah begitu, umur penyimpanan C02 di ‘rumah migas’ tadi, kabarnya dibatasi selama 10 tahun,” ungkap pria yang lama malang-melintang di institusi hulu migas tersebut.

Dia berkisah, ketika C02 disimpan ke dalam ‘rumah migas’ tadi, maka harus dipastikan aman. Kalau terjadi gempa bumi di area itu, maka harus dipastikan jangan sampai C02 naik ke permukaan menjadi gas beracun.

Dalam catatan ruangenergi.com,Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Mahendra Siregar mengungkapkan bahwa perdagangan karbon melalui bursa karbon di Indonesia akan dimulai pada Selasa 26 September 2023.

“Rencananya peluncuran bursa karbon yang perdana perdagangannya itu akan dilakukan tanggal 26 September ini. Jadi minggu depan,” ujarnya dikutip dari youtube OJK,Senin (18/9/2023).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *