Idul Fitri 2020 PGN Jamin Pasokan Gas Aman

Jakarta, Ruangenergi.com – PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) berharap masyarakat tidak panik akan terjadi kelangkaan gas dan menjamin pengendalian pasokan, layanan, serta distribusi gas tetap terjaga aman selama Hari Raya Idul Fitri 2020.

Menurut Sekretaris Perusahaan PGN, Rachmat Hutama, dengan adanya kebijakan tidak mudik dari pemerintah dalam rangka pencegahan penyebaran Covid-19, diperkirakan banyak pelanggan khususnya jaringan gas (jargas) rumah tangga yang tetap di rumah dan menggunakan jargas seperti biasanya.

Untuk itu, pihaknya telah membentuk tim yang bertugas menjalankan peran pengendalian penyaluran dan pelayanan gas bumi saat Idul Fitri 2020. “Sejauh ini, persiapan sudah matang dan pelaksanaannya sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan. Petugas akan menjalankan skema pemantauan dan pengendalian akan standby 24 jam dalam 3 shift. Jika ada gangguan, maka pelanggan dapat menghubungi contact center pusat ataupun daerah agar dapat mempercepat penanganan,” kata Rachmat di Jakarta, Rabu (20/5).

PGN menjamin bahwa layanan gas selama Hari Raya Idul Fitri tetap berjalan seperti biasanya. Pengoperasian 11 SPBG dan 4 MRU juga tetap berjalan normal. Di sisi lain, guna meningkatkan sistem keamanan PGN melancarkan program edukasi gas kepada pelanggan.

BACA JUGA  Pertamina MOR V Tetap Siaga Amankan Pasokan BBM dan LPG

“Edukasi tersebut bertujuan agar konsumen memahami cara pencegahan terjadinya kecelakaan akibat gas, serta langkah-langkah yang bisa dilakukan pelanggan Rumah Tangga dan Pelanggan Kecil selama masa darurat Covid-19 yang mengharuskan untuk social distancing,” tukasnya.

“Kebijakan terkait pelaksanaan social distancing sudah kami sosialisasikan sejak 7 April lalu, seperti Catat Meter Mandiri Pelanggan dan mendorong pembayaran tagihan gas melalui kanal pembayaran online seperti Tokopedia, Gopay dan LinkAja,” tambah Rachmat.

Lebih jauh ia menambahkan, bahwa para petugas PGN akan menjalankan peran pengendalian penyaluran dan pelayanan gas bumi di Posko Nasional ESDM sejak 17 Mei hingga 1 Juni 2020. Selain itu, tim pengendalian operasional jaringan pipa di wilayah operasional PGN akan dioptimalkan.

“Tim tersebut bertugas meliputi wilayah jaringan pipa transmisi di Jawa bagian barat, wilayah jaringan pipa distribusi di Jawa Bagian Barat, Jawa Bagian Timur, Jawa Tengah, Kalimantan dan Sorong. Juga untuk jaringan pipa transmisi-distribusi di wilayah Aceh, Sumatra Utara, Batam, Medan, Pekanbaru, Dumai dan Lampung,” paparnya.

“Pengendalian operasional dan pasokan gas, masing-masing sudah ditentukan koordinatornya dan siap untuk disiagakan. Begitupun dengan pelayanan pelanggan di berbagai wilayah kota dan kabupaten, masing-masing Sales Area sudah siap,” pungkas Rachmat.(Red)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *