Insiden Pipa Gas di Indragiri Hilir: TGI Prioritaskan Keselamatan Warga, Investigasi Terus Berjalan

Twitter
LinkedIn
Facebook
WhatsApp

Jakarta Pusat, Jakarta, ruangenergi.com-PT Transportasi Gas Indonesia (TGI) bergerak cepat menangani insiden kebocoran pipa gas yang terjadi di jalur distribusi Grissik-Duri (GD), tepatnya di titik KP222, Desa Batu Ampar, Kecamatan Kemuning, Kabupaten Indragiri Hilir, Riau.

Insiden tersebut dilaporkan terjadi pada Jumat sore, 2 Januari 2026, sekitar pukul 16.35 WIB.

Merespons kejadian ini, Corporate Secretary TGI, Emil Ismail, menegaskan bahwa perusahaan langsung mengambil langkah taktis demi keamanan. Fokus utama TGI saat ini adalah penanganan insiden yang cepat dan tepat, serta pengamanan area di sekitar lokasi kejadian.

Sesaat setelah laporan diterima, tim teknis TGI langsung mematikan kompresor dan menutup seluruh section valve (katup penyekat) terdekat. Langkah ini krusial untuk menghentikan aliran gas dan meminimalisir dampak kebocoran.

“Fokus utama kami saat ini adalah penanganan insiden secara cepat dan tepat, pengamanan lokasi, pekerja, serta masyarakat dengan mengutamakan aspek HSSE (Health, Safety, Security, and Environment),” ujar Emil dalam keterangannya.

Dalam proses penanganan di lapangan, TGI juga bekerja sama erat dengan tim Pemadam Kebakaran (Damkar) setempat dan berkoordinasi dengan tim pengamanan Objek Vital (Obvit) Polda Riau.

Kabar baiknya, Emil memastikan bahwa hingga saat ini tidak terdapat korban jiwa, baik dari kalangan pekerja maupun masyarakat sekitar. Tim lapangan terus melakukan investigasi mendalam untuk mengetahui penyebab pasti kebocoran tersebut.

Terkait distribusi gas, TGI terus melakukan monitoring ketat terhadap tekanan gas kepada para pengirim (shipper) dan pembeli (buyer) di jalur Grissik-Duri guna memitigasi dampak operasional.

“Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi, dan berkomitmen untuk memastikan keselamatan seluruh pihak serta meminimalkan dampak terhadap lingkungan sekitar,” tambah Emil.

Pihak TGI berjanji akan menyampaikan perkembangan informasi terbaru sesegera mungkin setelah investigasi lanjutan dilakukan.