ITPLN Jajaki Double Degree hingga PKM Internasional dengan Kampus Elite Malaysia

Twitter
LinkedIn
Facebook
WhatsApp

Jakarta, ruangenergi.com – Institut Teknologi PLN (ITPLN) menjajaki kerja sama strategis internasional dengan sejumlah kampus ternama di Malaysia yang tergabung dalam Alliance of Government-Linked Universities (GLU) Malaysia terkait pengembangan program pascasarjana berbasis double degree hingga pengabdian kepada masyarakat (PKM) internasional. Hal ini diungkapkan Rektor ITPLN Prof. Iwa Garniwa saat peluncuran GLU–APERTI BUMN Student Engagement Programme 2026 pada 12-14 Januari 2026 di Malaysia.

Menurutnya, kerja sama tersebut disusun dalam kerangka empat pilar kolaborasi internasional, yakni akademik, riset, student mobility, dan sustainability.

“Kami dorong sampai implementasi nyata yang memberi dampak bagi mahasiswa, dosen, dan institusi. Seperti program emobility bisa ditingkatkan atau ditambahkan menjadi program pengabdian kepada masyarakat Internasional,” ujar Prof. Iwa saat berbincang di Jakarta, Kamis, 15 Januari 2026.

Menurutnya, keberlanjutan program double degree pascasarjana ITPLN akan diperluas bersama sejumlah kampus mitra ternama di Malaysia. Diantaranya dengan Universiti Tenaga Nasional (UNITEN) dan Multimedia University (MMU) yang telah menyatakan kesiapan penuh.

“⁠Untuk mahasiswa S2, bisa diprogramkan ikut riset Selama 1 bulan atau bahkan 1 semester di UNITEN atau di MMU. Demikian juga sebaliknya,” katanya.

Untuk mahasiswa pascasarjana, lanjutnya, ITPLN membuka peluang mengikuti program riset bersama selama satu bulan hingga satu semester penuh di UNITEN atau MMU. Skema ini bersifat resiprokal, di mana mahasiswa dari Malaysia juga dapat melakukan riset di ITPLN. Model ini juga dinilai efektif untuk mempercepat transfer pengetahuan dan keahlian lintas negara.

“⁠Project kajian siap dilakukan bersama, baik Project Indonesia maupun Malaysia. Expert masing-masing boleh ditaruh di lembaga masing-masing. Ini penting untuk memperkuat ekosistem riset dan publikasi bersama,” tegasnya.

Di sektor transisi energi, kata Prof. Iwa, kerja sama ITPLN–UNITEN juga menemukan titik temu kuat. UNITEN diketahui memiliki Institute of Nuclear Technology yang sepadan dengan GINEST (Global Institute for Nuclear Energy and Sustainable Technology) milik ITPLN. Keduanya sepakat membuka ruang diskusi dan riset bersama, seiring rencana Indonesia membangun Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN).

Kolaborasi akademik juga diperluas melalui program guest lecture daring, di mana dosen dari Malaysia bersedia mengajar mahasiswa ITPLN secara online. Khusus dengan MMU, terdapat skema program S2 yang dapat diselenggarakan di Indonesia bermitra dengan ITPLN, dengan gelar diberikan oleh MMU dan ITPLN secara bersamaan. Skema ini dinilai strategis untuk pengembangan kompetensi pegawai PLN

⁠”Khusus untuk MMU ada program S2 yang boleh diselenggarakan di Indonesia bermitra dengan ITPLN. Degree dari MMU dan ITPLN juga bisa memberikan degree ke mahasiswa MMU. Begitu pun dengan UNITEN, mahasiswa kita bisa mendapatkan MBA atau sebaliknya, mahasiswa mereka bisa dapat MT dari ITPLN. Ini bagus untuk pengembangan S2 pegawai PLN,” ucapnya

Seluruh kerja sama ini dilengkapi dengan penguatan program e-mobility yang ditingkatkan menjadi Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) internasional, sebagai bukti komitmen ITPLN dalam membangun pendidikan tinggi berkelas dunia yang berdampak global