Jabung Jadi Pembuka Pengeboran PetroChina 2026, Awesome!

Twitter
LinkedIn
Facebook
WhatsApp

Tanjung Jabung Barat, Jambi, ruangenergi.com— Awal tahun 2026 langsung dimanfaatkan PetroChina International Jabung Ltd. (PCJL) untuk tancap gas. Bersama SKK Migas, PetroChina resmi memulai program pengeboran 2026 di Wilayah Kerja (WK) Jabung, ditandai dengan tajak pertama Sumur NEB-85ST pada Kamis (15/1)

Tajak ini bukan sekadar seremoni. Sumur NEB-85ST menjadi pembuka dari enam sumur pengembangan yang akan dibor PCJL sepanjang 2026. Tak hanya pengeboran, tahun ini PetroChina Jabung juga menyiapkan 11 kegiatan kerja ulang (workover) serta 170 aktivitas perawatan sumur (well services) demi menjaga dan meningkatkan kinerja produksi migas.

Komitmen tersebut sejalan dengan Rencana Kerja dan Anggaran (Work Program & Budget/WP&B) 2026 yang telah disetujui SKK Migas, sebagai bagian dari upaya mengejar target produksi dan lifting migas nasional.

Peresmian dimulainya program pengeboran ini dihadiri Kepala Divisi Pengeboran dan Sumuran SKK Migas, Surya Widyantoro, bersama tim Perwakilan SKK Migas Sumbagsel dan manajemen PCJL yang dipimpin Vice President Operations, Khostarosa Andhika Jaya.

Dalam sambutannya, Andhika menegaskan bahwa aspek keselamatan dan efisiensi menjadi fondasi utama seluruh kegiatan pengeboran PetroChina Jabung.

“Prinsip drilling program kami adalah memastikan kontribusi Jabung untuk Indonesia. Sepanjang tahun ini, PCJL akan bekerja keras menjalankan program kerja secara aman, efisien, dan bertanggung jawab,” ujarnya, seperti isi siaran pers yang diterima ruangenergi.com.

Konsistensi PetroChina Jabung juga tercermin dari tradisi tajak awal tahun. Dalam lima tahun terakhir, perusahaan ini selalu memulai pengeboran pada Januari. Bahkan pada 22 Januari 2023, tajak Sumur SB-D21 diganjar apresiasi “Fastest Well Spud 2023” dari SKK Migas.

Surya Widyantoro pun mengapresiasi kinerja tersebut. Ia mengingatkan bahwa keberhasilan program pengeboran harus selalu dibarengi dengan keselamatan kerja.
“Jika kegiatan pengeboran berjalan aman, semoga hasilnya sesuai harapan,” kata Surya. Ia menambahkan, keberhasilan program pengeboran sembilan sumur pada 2025 dan dimulainya tajak sejak Januari 2026 layak menjadi contoh bagi KKKS lainnya.

Di luar pengeboran pengembangan, PetroChina Jabung juga terus menyiapkan masa depan melalui program eksplorasi. Dalam skema Komitmen Kerja Pasti (KKP) 2023–2028, PCJL menargetkan enam sumur eksplorasi. Hingga kini, dua sumur telah selesai dibor, sementara sumur eksplorasi ketiga direncanakan pada 2027.

Tak hanya itu, PCJL telah menuntaskan survei seismik 3D di Ketemu dan Rukam serta seismik 2D Eastern Jabung. Seluruh akuisisi dan pemrosesan data rampung pada akhir kuartal I 2025, dengan catatan membanggakan: 1,74 juta jam kerja aman tanpa kecelakaan.

Dengan langkah awal yang agresif dan konsisten, PetroChina Jabung kembali menunjukkan keseriusannya menjaga kontribusi energi nasional sejak hari pertama tahun 2026.