JAC Motors Tancap Gas di Indonesia, Usung Kendaraan Listrik Komersial untuk Masa Depan Logistik

Twitter
LinkedIn
Facebook
WhatsApp

Jakarta, ruangenergi.com— Pasar kendaraan listrik komersial di Indonesia semakin ramai dengan kehadiran JAC Motors yang resmi memperkuat langkahnya melalui kolaborasi strategis dengan Indomobil Group. Momentum ini ditandai dengan partisipasi mereka dalam ajang GIICOMVEC 2026, membawa visi besar: kendaraan niaga listrik sebagai tulang punggung logistik masa depan.

Chief Operating Officer Indomobil JAC, Reggie Kurnia, menegaskan bahwa kehadiran JAC Motors bukan sekadar menambah pemain baru, melainkan menghadirkan solusi nyata bagi dunia usaha. “Kami ingin menjawab kebutuhan industri yang dinamis dengan kendaraan yang efisien, terjangkau, dan ramah lingkungan,” ujarnya. 

Tiga Andalan EV Komersial

Dalam pameran tersebut, JAC Motors memperkenalkan tiga model unggulan yang dirakit lokal di Jakarta:

  • Trekker T9 EV — double cabin listrik 4×4 pertama di Indonesia, dirancang untuk medan berat
  • UrbanMover N90 EV — kendaraan ringan untuk distribusi perkotaan
  • MetroMover N35 EV — solusi logistik praktis dan efisien

Ketiga model ini mencerminkan pendekatan JAC Motors yang tidak hanya fokus pada teknologi, tetapi juga kebutuhan riil pelaku usaha di lapangan.

Masuknya JAC Motors ke Indonesia sejak Agustus 2025 bukan langkah coba-coba. Dengan pengalaman lebih dari 60 tahun dan jaringan global, perusahaan asal Hefei, Tiongkok ini membawa kekuatan riset dan inovasi yang matang.

Director of the Commercial Vehicle Product Research Institute, Feng Dongya, menyebut bahwa JAC Motors memiliki lebih dari 15.000 karyawan global, termasuk ribuan engineer, serta telah melayani puluhan ribu pelanggan di sektor elektrifikasi. 

Di Indonesia sendiri, ekspansi terus dilakukan, dimulai dari Jakarta dan Balikpapan, dengan rencana memperluas jaringan layanan purna jual ke berbagai wilayah strategis.

Mengusung tema “Better Drive, Better Life”, JAC Motors ingin mengubah cara pandang terhadap kendaraan komersial. Bagi mereka, kendaraan bukan sekadar alat transportasi, melainkan bagian dari ekosistem bisnis yang efisien dan berkelanjutan.

Selain menghadirkan unit, mereka juga menawarkan pendekatan konsultatif melalui layanan bisnis konsultan, hingga program promosi menarik selama pameran berlangsung.

Langkah JAC Motors juga sejalan dengan agenda besar Indonesia dalam transisi energi. Dengan kendaraan listrik yang dirakit lokal, perusahaan ini tidak hanya menekan biaya operasional, tetapi juga berkontribusi pada pengurangan emisi.

Di tengah meningkatnya kebutuhan logistik dan distribusi, kehadiran kendaraan listrik komersial menjadi solusi strategis—bukan lagi sekadar alternatif.

Dengan kombinasi inovasi, produksi lokal, dan strategi ekspansi agresif, JAC Motors tampaknya siap menjadi pemain penting dalam transformasi industri kendaraan niaga di Indonesia.