Kado Manis Tutup Tahun: Dedikasi Insan JOB Tomori Berbuah Penghargaan Energi Nasional

Twitter
LinkedIn
Facebook
WhatsApp

Jakarta Pusat, Jakarta, ruangenergi.com-Menjelang pergantian tahun, kabar membanggakan datang dari sektor hulu migas. JOB Pertamina-Medco E&P Tomori Sulawesi (JOB Tomori) sukses menutup tahun 2025 dengan menorehkan prestasi gemilang di ajang Penghargaan Efisiensi Energi Nasional (PEEN) 2025.

Penghargaan bergengsi bidang Konservasi Energi ini diserahkan langsung oleh Direktorat Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (EBTKE), Kementerian ESDM, di Jakarta, pada 5 Desember 2025 lalu.

Apresiasi ini diberikan atas keberhasilan JOB Tomori dalam Subkategori Inovasi Khusus. Kuncinya terletak pada terobosan teknis bertajuk “Penerapan Metode MIRA (Mitigasi Resonansi) dan Inovasi Resonance Absorbent Pada Unit Production Cooler”. Inovasi ini dinilai sukses besar dalam mendukung efisiensi energi pada proses pemurnian gas hidrokarbon serta meningkatkan keandalan (reliability) peralatan di Central Processing Plant Senoro.

Yang membuat pencapaian ini makin istimewa, metode MIRA diprakarsai langsung oleh pekerja JOB Tomori, yakni Aditya Bagoes Nugroho dan Dia Putranto Harmay.

Metode ini dinilai memiliki nilai tambah tinggi karena menawarkan solusi yang belum umum dilakukan untuk mengatasi kegagalan pada peralatan berputar, khususnya Air Fan Cooler. Tak hanya soal teknis, metode ini juga memberikan dampak positif yang nyata bagi lingkungan.

Implementasi Metode MIRA terbukti memberikan dampak signifikan, baik dari sisi operasional maupun finansial. Secara teknis, tingkat getaran mesin berhasil diredam drastis dari 5,646 mm/s menjadi hanya 55% mm/s—angka yang jauh di bawah ambang batas aman.

Efisiensi energi juga terlihat nyata. Konsumsi energi per Fan Cooler turun dari 571,8 kWh/hari menjadi 502,98 kWh/hari.

Dampak berantainya adalah penghematan biaya yang fantastis. Untuk biaya listrik saja, inovasi ini menghemat Rp138,249 juta per tahun untuk seluruh plant. Sementara itu, biaya perawatan yang sebelumnya mencapai Rp649,8 juta per tahun, kini bisa ditekan menjadi Rp595,7 juta per tahun.

Menanggapi pencapaian ini, General Manager JOB Tomori, Andry, menegaskan bahwa penghargaan PEEN merupakan bukti nyata kompetensi dan dedikasi insan JOB Tomori.

“Pencapaian ini menjadi penyemangat bagi seluruh tim JOB Tomori untuk terus berinovasi, bekerja lebih aman, efisien, dan memberi nilai tambah bagi daerah, perusahaan, dan negara,” ujar Andry.

Ia juga menyampaikan rasa terima kasihnya kepada pemerintah atas apresiasi tersebut. “Terima kasih kepada Kementerian ESDM atas apresiasi yang diberikan, dan kami akan terus berkomitmen mendukung program pemerintah dalam konservasi energi,” pungkasnya.