Kawal Kedaulatan Energi di Momen Natal, Elnusa Gelar Operasi Siaga di Seluruh Wilayah Kerja

Twitter
LinkedIn
Facebook
WhatsApp

Jakarta Pusat, Jakarta, ruangenergi.com-Saat mayoritas masyarakat menikmati kehangatan berkumpul bersama keluarga di momen Natal dan Tahun Baru (Nataru), suasana berbeda justru terasa di anjungan lepas pantai dan ladang minyak pelosok negeri. Di sana, tidak ada istilah tanggal merah bagi para “pejuang energi”.

PT Elnusa Tbk (Elnusa), anak usaha Pertamina Hulu Energi (PHE), memastikan operasionalnya tetap berjalan penuh alias full throttle selama periode libur panjang ini. Langkah ini diambil demi menjaga keandalan produksi minyak dan gas bumi (migas) nasional yang menjadi urat nadi energi bangsa.

Siaga dari Mahakam hingga Rokan Sebagai perusahaan jasa energi terintegrasi, Elnusa tidak main-main dalam mengawal sumur-sumur produksi. Fokus utama selama Nataru diarahkan pada sektor Upstream Services, khususnya layanan Well & Production Services.

Layanan ini beroperasi di wilayah-wilayah kerja “gemuk” milik Pertamina, mulai dari Pertamina Hulu Mahakam (PHM) dan Pertamina Hulu Sanga-sanga (PHSS) di Kalimantan, Pertamina Hulu Rokan (PHR) di Sumatera, hingga Pertamina EP Regional 4 dan PHE OSES di lepas pantai Jawa.

“Di tengah momen libur, Elnusa memastikan seluruh layanan hulu migas tetap berjalan andal. Ini kontribusi nyata kami menjaga kelangsungan produksi migas nasional,” tegas Direktur Operasi Elnusa, Andri Haribowo, dalam keterangannya di Jakarta, Senin (29/12/2025).

Teknologi Penjaga Sumur Agar sumur tetap on-stream dan bebas dari gangguan teknis (seperti unplanned shutdown), Elnusa mengandalkan dua senjata utamanya: Well Testing Services dan Artificial Lift Services.

  • Well Testing: Ibarat “dokter” bagi sumur migas, layanan ini memantau kesehatan sumur secara real-time. Tim di lapangan, seperti di Well Testing Barge (PHM) dan Mobile Testing Unit (PHSS & PHR), bekerja mendeteksi dini masalah seperti kenaikan kadar air (water cut) atau fluktuasi tekanan, sehingga produksi tidak terganggu.

  • Artificial Lift: Sistem ini bertugas menjaga laju alir minyak tetap stabil. Di wilayah PHKT dan PHE OSES, tim Elnusa bahkan tetap melakukan instalasi pompa Electrical Submersible Pump (ESP) dan I-PCP di bawah pengawasan ketat, meski di tengah masa liburan.

Tantangan terbesar operasional saat Nataru adalah logistik dan transportasi. Mengantisipasi pembatasan lalu lintas, Elnusa telah mengirimkan stok suku cadang kritikal jauh-jauh hari. Pengaturan jadwal shift personel juga diperketat agar tidak ada kekosongan di lapangan.

Namun, aspek keselamatan (Health, Safety, Security, and Environment/HSSE) tetap menjadi panglima. Uniknya, Elnusa menerapkan pendekatan emosional melalui Family Safety Message. Pesan-pesan keselamatan dari keluarga pekerja diputarkan untuk mengingatkan para teknisi di lapangan agar bekerja aman dan pulang dengan selamat.

“Kami mengedepankan aspek keselamatan kerja dan keandalan peralatan. Koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan juga diperkuat demi ketahanan energi Indonesia,” tutup Andri.

Dengan kesiagaan penuh ini, Elnusa membuktikan bahwa dedikasi menjaga ketahanan energi nasional tidak pernah libur, bahkan saat kalender menunjukkan warna merah.