Indragiri, Riau, ruangenergi.com-Kepala SKK Migas Djoko Siswanto turun langsung ke lapangan untuk memantau kondisi pipa gas KP296 yang dioperasikan oleh Transportasi Gas Indonesia (TGI), Minggu (25/1/2026). Inspeksi ini dilakukan menyusul upaya pemulihan sistem penyaluran gas yang sempat terganggu.
Dari lokasi, Djoko memastikan bahwa kondisi pipa dalam keadaan aman dan proses normalisasi aliran gas mulai dilakukan secara bertahap.

Sebelum pekerjaan teknis dimulai, pihak PG lebih dahulu memberikan arahan kepada para pekerja di lapangan untuk melakukan gas in, penambahan volume gas, serta peningkatan tekanan secara terkontrol.
Setelah itu, tim mulai membenahi jalur pipa dengan memasang bantalan pengaman dari karung pasir sebagai langkah mitigasi tambahan demi menjaga stabilitas pipa selama proses pemulihan.
Doa Bersama di Lokasi
Momen haru terjadi ketika Djoko Siswanto, sebelum meninggalkan lokasi untuk kembali ke Jakarta, diminta memimpin doa bersama para pekerja.
“Semoga semua pekerjaan aman, selamat tanpa kecelakaan, dan gas bisa mulai mengalir kembali menuju kondisi normal secara perlahan. Insya Allah. Mohon bantuan doa Bapak-Ibu semua,” ucap Djoko.
Doa tersebut diamini seluruh tim di lapangan sebagai simbol kebersamaan dan kehati-hatian dalam menghadapi pekerjaan berisiko tinggi di sektor migas.
Djoko menegaskan bahwa seluruh tahapan pekerjaan dilakukan dengan prinsip kehati-hatian maksimal.
“Bismillah, kehati-hatian sudah kita terapkan. Terakhir, kita pasrahkan kepada Allah, Tuhan Yang Maha Kuasa,” katanya.
Dengan mulai naiknya tekanan hingga 650 psi, SKK Migas berharap distribusi gas melalui KP296 dapat segera kembali normal dan pasokan ke pengguna tetap terjaga tanpa gangguan.

