Keren! SKK Migas-Sele Raya Merangin Dua Gandeng JPN Lakukan Seminar Perkembangan Tekhnologi dan Pengaruh Gadget Bagi Anak

Twitter
LinkedIn
Facebook
WhatsApp

Sarolangun, Jambi, ruangenergi.com- Ketua Umum Yayasan Jendela Pendidikan Nusantara (JPN) Julia Putri Noor mengatakan banyak melihat tontonan hari ini yang kurang mendidik yang dapat merusak mental anak-anak, banyaknya kasus kekerasan kejahatan yang mengorbankan anak-anak  imbas dari penggunaan gadget yang tanpa kontrol.

Anak-anak menjadi kurang membaca buku pengetahuan. Namun, di sisi lain keberadaan smartphone gadget juga ada manfaatnya diantaranya orangtua mudah berkomunikasi dengan anak ketika jauh, mengontrol keberadaannya, bisa mengakses informasi positif untuk kebutuhan belajar.

“Saya masuk untuk mengajak orang tua dan kita semua untuk menjaga anak-anak kita dari serangan bullying di medsos, tontonan yang tidak pantas tanpa sensor, karena kesehatan mental anak penting agar tumbuh kembang fisik dan mental sehat, kata Julia dalam kegiatan digelar SKK Migas-KKKS Seleraya Merangin Dua (SRMD) yang kembali melaksanakan Program pengembangan Masyarakat (PPM) di bidang Pendidikan, di SDN 110/VII Desa Lubuk, Sabtu (09/03/2024), di Sarolangun, Jambi.

Meskipun begitu, lanjut Julia, ada peran orang tua yang jangan lengah melakukan pendampingan, katanya.

Ketua Umum JPN Julia Putri Noor selaku narasumber memberikan apresiasi kepada SKK Migas-KKKS SRMD atas kepeduliannya pada dunia pendidikan ini dengan berbagai program serius yang diberikan kepada masyarakat di sekitar wilayah operasinya sesuai kebutuhan masa depan anak-anak saat ini.

” Atas undangan SRMD harapan kita kedepannya mulai dari sini program pendidikan akan terus diberdayakan dimana JPN itu hadir sebagai mitra yang ingin membangun manusia khususnya karakter, dan sudut pandang dari pengembangan SDM yang berbasis akhlak dan profesional,” katanya.

Kata Julia Putri Noor menjelaskan bahwa pihaknya juga berupaya bagaimana meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) dari usia sekolah sampai pra persiapan menjadi penerus bangsa ini, sehingga memang pihaknya fokus kepada pendidikan karakter untuk persiapan anak bangsa kedepannya.

” Kita sangat mengapresiasi apa yang dilakukan SRMD dengan mengundang kami, meskipun jarak tempuhnya cukup jauh dan bisa disebutkan wilayah pelosok namun kami sangat semangat karena adanya usaha dari pemerintah untuk pembangunan SDM bangsa, sehingga percepatan pembangunan SDM kedepannya akan terlaksana bila mana berkolaborasi dengan berbagai stakeholder lainnya,” katanya

Sebagai pembicara dalam kegiatan tersebut, iapun memberikan materi tentang perkembangan tekhnologi, tentang psikologi anak hingga bahaya penggunaan gadget terhadap anak serta cara mengatasi ataupun membatasi penggunaanya

Public Relation KKKS SRMD Salwaluna Doanne mengatakan bahwa kegiatan program pengembangan masyarakat ini merupakan salah satu kontribusi perusahaan SKK Migas-KKKS SRMD terhadap masyarakat sekitar wilayah kerja migas yakni Desa Karang Mendapo dan Desa Lubuk Napal.

“Hari ini kita melaksanakan program pengembangan masyarakat di bidang pendidikan, kita sangat concern terhadap dunia pendidikan khususnya pembekalan anak sejak dini bagaimana mereka harus mengerti dengan cerdas,cermat dan bijak dalam menggunakan tekhologi khususnya gadget di zaman yang bebas ini. Kita patut mengontrol dan mengawasi betul dengan melakukan pendampingan dan pengajaran yang baik kepada anak-anak agar tidak terjebak dampak negative dalam penggunaan tekhnologi,” ungkap Salwaluna.

Salwaluna bercerita, selain itu SKK Migas memiliki banyak program edukasi tahunan seperti kuliah umum hulu migas yang kedepan dapat juga diikuti oleh pelajar SMA sebagai pembekalan pengetahuan sebelum memasuki dunia kampus.

Salwaluna berpesan kepada peserta seminar bahwa sejak dini harus mempersiapkan adik-adik dan anak untuk semangat belajar mengenali potensi yang dimiliki di daerahnya entah itu SDA maupun kreatifitas yang terus dibangun, semata-mata sebagai bekal untuk melanjutkan kehidupan yang lebih baik.

” Kami sama-sama ingin menjadi bagian dalam mencerdaskan kehidupan bangsa dimana pembekalan seperti ini akan berguna kedepan untuk pemahaman mereka tentang kondisi lingkungan, sosial di daerah khususnya di wilayah kerja SKK Migas, kemudian diharapkan juga keberlanjutan, katanya.

Dijelaskan Salwaluna bahwa kegiatan program PPM Bidang pendidikan tersebut merupakan bentuk tanggung jawab sosial dan kepedulian SRMD terhadap dunia pendidikan, yang mendapat dukungan penuh dari stakeholder daerah dalam hal ini dinas Pendidikan Kabupaten Sarolangun.

” Kalau untuk beasiswa berupa bantuan honor pengajar, kebetulan tahun kemarin sudah dilaksanakan di sebuah yayasan tahfiz quran di desa karang mendapo karena bagaimanapun peran guru adalah tombak utama dalam mengemban tugas pendidikan, selanjutnya untuk tahun ini kita berganti di desa lubuk napal, Insyaallah akan segera direalisasikan karena memang itu adalah keberlanjutan program kami di tahun ini mengingat sudah masuk bulan ketiga dan kita sedang berkoordinasi dengan kepsek SDN Lubuk Napal,” ucap Salwaluna.

Dalam kegiatan seminar tersebut, lanjut Salwaluna bahwa SKK Migas-KKKS SRMD menggandeng Yayasan Jendela Pendidikan Nusantara (JPN) sebagai narasumber dalam memberikan edukasi terhadap masyarakat tentang perkembangan tekhnologi dan pengaruh gadget terhadap anak.

” Kebetulan pada kesempatan ini kita berkolaborasi dengan JPN yang adalah lembaga non profit dan telah mendapatkan sertifikasi dari berbagai lembaga pemerintah di bidang pelatihan pengembangan karakter yang berfokus kepada perempuan dan anak, jadi kami memang menggandeng JPN untuk mengisi kegiatan kami di bidang pendidikan di kabupaten Sarolangun,” katanya.

Disela kegiatan tersebut, SMRD menyerahkan bantuan paket sembako kepada peserta seminar dan buku-buku bacaan untuk perpustakaan sekolah.