Palembang, Sumsel, ruangenergi.com– Komunitas Migas Indonesia (KMI) bersama SKKMigas Sumbagsel menggelar Workshop PSAIM (Process Safety & Asset Integrity Management) serta Sustainability & Carbon Trading di Kantor SKKMigas Sumbagsel, Kamis (22/1/2026).
Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan dari 30 perusahaan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (K3S) yang beroperasi di wilayah Sumatera Bagian Selatan.
Workshop dibuka langsung oleh Kepala Perwakilan SKKMigas Sumbagsel, Yunianto, yang mengapresiasi inisiatif KMI menghadirkan para pakar untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman. Menurutnya, topik yang diangkat sangat relevan mengingat sebagian besar aset migas di Sumbagsel telah beroperasi lebih dari 30 tahun.
“Merawat dan menjaga aset agar tetap aman, andal, dan berkelanjutan menjadi tantangan utama kita. Karena itu, diskusi mengenai PSAIM, sustainability, dan carbon trading menjadi sangat penting,” ujarnya dalam siaran pers yang diterima ruangenergi.com
Selama satu hari penuh, para peserta terlibat aktif dalam diskusi seputar keselamatan proses, integritas aset, isu keberlanjutan, hingga peluang perdagangan karbon. Materi yang disampaikan dinilai membuka wawasan baru bagi K3S dalam menghadapi tuntutan industri migas yang semakin mengarah pada praktik hijau dan berkelanjutan.
Pada kesempatan yang sama, Chairman KMI, S. Herry Putranto, menyampaikan komitmen KMI sebagai wadah profesional migas Indonesia untuk terus berbagi keahlian dengan SKKMigas di lima wilayah kerja. Ia menegaskan, workshop ini bukan yang terakhir.
“Kolaborasi ini akan berlanjut di wilayah lain dengan topik yang disesuaikan dengan kebutuhan,” kata Herry.
Workshop berikutnya direncanakan digelar di SKKMigas Jabanusa, Surabaya, dengan tema Green Project Management bertajuk “Dari Hulu ke Masa Depan: Mengintegrasikan Manajemen Proyek Hijau untuk Keberlanjutan dan Nilai Tambah di Sektor Hulu Migas Indonesia.” Untuk agenda ini, KMI akan berkolaborasi dengan IAFMI serta Center for ESG Studies Universitas Airlangga.
Melihat tingginya minat terhadap topik manajemen proyek migas, KMI juga berencana mengadakan workshop lanjutan di Yogyakarta dengan para trainer senior KMI, mantan profesional Chevron.
Workshop di Palembang ditutup oleh Bambang Dwi Januarto, Kepala Departemen Operasi SKKMigas Sumbagsel. Ia menyampaikan terima kasih kepada seluruh narasumber dan pihak pendukung, di antaranya Deddy Syam (BV Indonesia) untuk materi PSAIM & Thermography Inspection, Chandra Arianto (Biro Nusaprima) untuk Carbon Trading, Yovita Adisresti (BVI) untuk Sustainability, serta Wahyu Pramujati untuk Project Management.
Bambang juga menyatakan ketertarikannya untuk melakukan uji coba beberapa konsep yang dipresentasikan di sejumlah K3S, termasuk pemanfaatan Dashboard ESG sebagai alat bantu penyusunan laporan keberlanjutan di lingkungan SKKMigas Sumbagsel.

