Komitmen Hilirisasi MIND ID Menguat, PTBA Pastikan Pasokan Energi Proyek Aluminium Mempawah

Twitter
LinkedIn
Facebook
WhatsApp

Jakarta, ruangenergi.com-Direktur Utama MIND ID Maroef Sjamsoeddin menegaskan komitmen Grup MIND ID untuk mengoptimalkan pengelolaan sumber daya mineral secara bertanggung jawab agar memberikan nilai tambah di dalam negeri. Menurut dia, proyek hilirisasi bauksit–alumina–aluminium di Mempawah, Kalimantan Barat, mencerminkan kontribusi grup dalam memperkuat ekonomi nasional dan kedaulatan negara melalui industrialisasi berbasis sumber daya alam.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui peran PT Bukit Asam Tbk (PTBA), anggota Holding Industri Pertambangan Indonesia MIND ID, yang memastikan pasokan energi andal dan berkelanjutan bagi fasilitas pengolahan dan pemurnian bauksit–alumina–aluminium di wilayah tersebut.

PTBA berperan sebagai penopang utama kebutuhan energi operasional smelter aluminium yang menjadi bagian penting rantai pasok terintegrasi bauksit–alumina–aluminium nasional. Dukungan energi stabil menjadi faktor kunci agar proses produksi berjalan optimal.

Fasilitas tersebut memiliki kapasitas pengolahan hingga 3 juta ton bauksit menjadi 1 juta ton alumina per tahun, yang kemudian diproses lebih lanjut menjadi sekitar 600 ribu ton aluminium. Kapasitas ini menempatkan proyek Mempawah sebagai salah satu pilar penting dalam penguatan industri hilir mineral Indonesia.

Dari sisi dampak ekonomi, proyek ini diproyeksikan berpotensi menciptakan lebih dari 65.000 lapangan kerja. Peluang tersebut tidak hanya berasal dari sektor pertambangan, tetapi juga industri pendukung, pembangunan infrastruktur daerah, hingga pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dalam ekosistem hilirisasi.

CEO Danantara Indonesia Rosan Perkasa Roeslani mengatakan pengembangan ekosistem terintegrasi tersebut mendorong transformasi sumber daya mineral dari komoditas ekspor mentah menjadi bahan baku strategis bagi industri nasional.

“Melalui fasilitas pengolahan dan pemurnian bauksit–alumina–aluminium ini, kita mendorong transformasi industri yang menciptakan lapangan kerja dan mendukung pertumbuhan ekonomi nasional,” ujarnya, Jumat (6/2/2026).

Sementara itu, Direktur Utama PT Bukit Asam Arsal Ismail menegaskan keterlibatan PTBA dalam proyek strategis nasional di Mempawah merupakan bentuk sinergi antaranggota holding MIND ID.

“PTBA berkomitmen mendukung hilirisasi nasional melalui penyediaan energi yang andal, efisien, dan berdaya saing. Dukungan energi ini menjadi bukti keseriusan kami dalam memperkuat rantai pasok industri dan ketahanan energi nasional,” katanya.

Ia menambahkan, pasokan energi yang stabil menjadi faktor krusial bagi keberlangsungan proses pengolahan bauksit menjadi alumina hingga aluminium yang membutuhkan suplai energi besar dan berkesinambungan. Selain itu, sistem pasokan energi yang disiapkan juga dirancang menggunakan teknologi yang lebih ramah lingkungan sebagai bagian dari komitmen terhadap keberlanjutan industri.

Melalui integrasi hulu hingga hilir yang semakin solid, proyek Mempawah diharapkan menjadi motor penggerak transformasi industri mineral Indonesia menuju nilai tambah yang lebih tinggi dan daya saing global.