Luar Biasa! PETRONAS Temukan Cadangan Hidrokarbon di Sumur Barokah-1, Lepas Pantai Jawa Timur

Twitter
LinkedIn
Facebook
WhatsApp

Jakarta Pusat, Jakarta, ruangenergi.com— Kabar positif kembali datang dari kegiatan eksplorasi migas di Indonesia. Perusahaan energi global, PETRONAS, mengumumkan keberhasilan menemukan cadangan hidrokarbon pada sumur eksplorasi Barokah-1 yang berada di Wilayah Kerja North Ketapang, lepas pantai Jawa Timur.

Penemuan tersebut merupakan temuan hidrokarbon pertama yang diperoleh operator di wilayah kerja tersebut dan dinilai membuka potensi pengembangan sumber daya migas baru di kawasan tersebut.

Pengeboran sumur eksplorasi Barokah-1 dimulai pada 30 November 2025 dan berhasil mencapai kedalaman sekitar 3.315,3 meter TVDSS (true vertical depth subsea). Hasil pengeboran menunjukkan indikasi keberadaan hidrokarbon yang menjanjikan sehingga akan dilanjutkan dengan rangkaian studi teknis lanjutan untuk menilai besaran potensi sumber daya secara lebih komprehensif.

Dalam pengelolaan Wilayah Kerja North Ketapang, PETRONAS melalui anak usahanya PETRONAS North Ketapang Sdn. Bhd. bertindak sebagai operator dengan 51% participating interest. Sementara itu, Earthon North Ketapang Pte. Ltd. memiliki 34% participating interest, dan Pertamina Hulu Energi melalui PHE North Ketapang memegang 15% participating interest.

Vice President of Exploration PETRONAS, Ahmad Faisal Bakar, menyampaikan bahwa keberhasilan ini mencerminkan komitmen perusahaan untuk terus memperkuat kehadiran jangka panjang di Indonesia melalui kegiatan eksplorasi yang agresif dan berkelanjutan.

“Penemuan ini menegaskan potensi prospektif cekungan di Indonesia serta menjadi bagian dari upaya kami untuk terus menambah portofolio sumber daya migas,” ujarnya.

Lebih lanjut, perusahaan akan melakukan evaluasi teknis lanjutan termasuk analisis reservoir dan studi pengembangan untuk memastikan potensi komersial dari temuan tersebut.

Temuan di Barokah-1 diharapkan dapat memberikan kontribusi tambahan terhadap upaya peningkatan produksi migas nasional serta memperkuat daya tarik investasi sektor hulu migas Indonesia, khususnya di kawasan Jawa Timur yang masih menyimpan potensi eksplorasi cukup besar.

Jika hasil evaluasi lanjutan menunjukkan potensi yang ekonomis, penemuan ini berpeluang menjadi salah satu kandidat pengembangan lapangan baru di wilayah kerja North Ketapang.