Luar Biasa! Produksi Melampaui Target, PHI Tuai Pujian DPR

Twitter
LinkedIn
Facebook
WhatsApp

Tarakan, Kaltara, ruangenergi.com – Kinerja PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI) kembali mendapat sorotan positif. Dalam Kunjungan Kerja Spesifik (Kunspek) Komisi XII DPR RI yang digelar di Tarakan, Kalimantan Utara, Jumat (23/1/2026), PHI diapresiasi karena mampu melampaui target produksi 2025 sekaligus mencatatkan zero fatality dalam operasionalnya.

Kunjungan ini menjadi bagian dari fungsi pengawasan Komisi XII DPR RI yang membidangi sektor energi, sumber daya mineral, lingkungan hidup, dan investasi. Para anggota dewan turun langsung ke lapangan untuk melihat kinerja sektor hulu migas di Kalimantan Utara.

Ketua Tim Kunspek Komisi XII DPR RI, Dony M. Oekon, menyampaikan pujian terbuka kepada PHI.

“Saya mengapresiasi capaian PHI yang melampaui target 2025, juga zero fatality. Ini berkontribusi langsung pada target lifting nasional. Semoga PHI bisa menjadi inspirasi bagi daerah lain agar produksi nasional kembali meningkat menuju 2030,” ujarnya, seperti dikutip dari siaran pers yang diterima ruangenergi.com.

Dalam forum tersebut, Direktur Utama PHI Sunaryanto memaparkan kondisi lapangan migas di wilayah Kalimantan Utara, termasuk PEP Tarakan Field, yang telah memasuki kategori lapangan mature.

“Lapangan-lapangan ini sudah melewati puncak produksi dan secara alami mengalami penurunan. Tapi kami tidak berhenti. Kami terus melakukan optimalisasi operasi, efisiensi biaya, dan penerapan teknologi tepat guna,” kata Sunaryanto yang akrab disapa Anto.

Langkah itu menjadi strategi PHI untuk tetap berkontribusi terhadap target nasional 1 juta barel minyak per hari (BOPD) dan 12 ribu MMSCFD gas pada 2029–2030.

Tak hanya soal produksi, PHI juga menegaskan komitmennya terhadap Keselamatan, Kesehatan Kerja, dan Lindungan Lingkungan (K3LL). Mulai dari pengelolaan limbah, pengendalian emisi, hingga mitigasi risiko lingkungan dijalankan sejalan dengan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG).

Komisi XII DPR RI pun menekankan pentingnya keseimbangan antara ketahanan energi nasional, perlindungan lingkungan, serta manfaat ekonomi bagi daerah. Hasil kunjungan ini akan menjadi bahan pertimbangan dalam pembahasan kebijakan sektor migas ke depan.

Kunjungan ini diharapkan memperkuat sinergi antara DPR RI, pemerintah, dan PHI untuk mendorong produksi migas nasional secara aman, efisien, dan berkelanjutan, sekaligus memberi manfaat nyata bagi masyarakat di wilayah operasi.

Sebagai bagian dari Subholding Upstream Pertamina, PHI mengelola operasi hulu migas di Regional 3 Kalimantan (Zona 8, 9, dan 10) dan aktif menjalankan program tanggung jawab sosial di bidang ekonomi, pendidikan, kesehatan, lingkungan, hingga tanggap bencana.

Dengan semangat #EnergiKalimantanUntukIndonesia, PHI menegaskan komitmennya untuk menjadi motor ketahanan energi nasional di masa depan.