Staff Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga

Melihat Kondisi Real UMKM Nasional Di Tengah Covid-19, Arya Sinulingga merasa Kasihan

Jakarta, ruangenergi.com – Ditengah kondisi Pandemi Covid-19, Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) terus berupaya untuk meningkatkan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).

Dalam sebuah Webinar yang diselenggarakan Ruangenergi.com bertajuk “Peran BUMN Energi Di Tengah Pandemi, Memberdayakan UMKM”, sebelum memulai diskusi, Staff Khusus Menteri BUMN, Arya Sinulingga, sempat menceritakan apa yang barusan dialaminya dikala sedang melakukan perjalanan dari luar kota.

“Kebenaran saya hari ini habis dari luar kota, ada satu tempat di daerah tengah Indonesia, ini kondisi real yang ada, saya bertemu dengan kawan pelaku pariwisata, mereka selama ini punya homestay-homestay, dan biasanya yang ditempati oleh orang-orang bule (wisatawan asing) saat berkunjung ke Indonesia,” kata Arya dalam sebuah webinar, (19/09).

Ia menambahkan, selama ini mereka bekerja membersihkan kamar-kamar dari homestay tersebut yang dipakai oleh wisatawan asing dikala berkunjung ke Indonesia. Mereka berharap wisatawan asing akan datang ke Indonesia dalam waktu dekat.

“Singkat cerita mereka katakan mungkin bulan depan wisatawan asing akan datang ke Indonesia,” jelas Arya.

Arya kembali melanjutkan ceritanya, ia mengatakan kepada pelaku UMKM, mengenai kondisi Covid-19 ini akan sangat panjang dan apalagi untuk wisatawan asing yang datang ke Indonesia, kemungkinan akan datang di kuarter ke empat tahun 2021.

“Saya bilang tahun depan (2021) sekitar bulan 8 atau 9 (Agustus-September 2021) kemungkinan wisatawan asing akan datang ke Indonesia. Mereka syok sekali, dan mereka bertanya kepada saya. Apa yang bisa kami jual kalau begitu, apa yang bisa kami kerjakan. Kalau kami berternak, disini tidak ada rumput untuk pakan ternak, mau kami kasih makan apa ternaknya nanti?,” kata Arya mengucapkan curhatan pelaku UMKM.

“Ternyata ini real yang sedang kami hadapi. Ini lah kondisi real yang kita hadapi di lapangan, lalu, kami cari solusi untuk mereka. Kebetulan disekitar tempat mereka ada proyek besar yang sedang dikerjakan oleh salah satu BUMN, lalu ada teman-teman dari Bank BNI (Bank Negara Indonesia) mereka memberikan bantuan alat untuk membuat batu bata. Mungkin mereka akan masukkan barang-barang seperti itu ke proyek ini, kalau tidak, mereka tidak akan makan sampai tahun depan, ini kondisi real dihadapi oleh masyarakat yang kita lihat,” sambung Arya.

“Saya tadi kasihan, dan ini dialami sangat banyak sekali pelaku UMKM kita saat ini. Itu yang saya lihat dilapangan baru saja, harus ada inovasi dari Pemerintah Daerah kepada mereka karena kondisinya memang seperti itu,” tandasnya.

BACA JUGA  DEN Luncurkan Aplikasi Si SANTER

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *