Jakarta, ruangenergi.com-Sebagai wujud komitmen dalam melaksanakan tanggung jawab sosial dan lingkungan (Corporate Social Responsibility/CSR), PT Mineral Industri Indonesia (Persero) atau MIND ID memberikan dukungan kepada Yayasan Pendidikan Dwituna Rawinala, lembaga pendidikan bagi anak-anak berkebutuhan khusus ganda. Penyerahan dukungan ini dilakukan dalam rangkaian kegiatan gabungan fungsi Manajemen Risiko, Legal, GCG, dan HSSE Grup MIND ID.
Direktur Manajemen Risiko, Legal, dan HSSE MIND ID, Firman Shantyabudi, menyampaikan kolaborasi dengan Rawinala merupakan bentuk nyata dari komitmen perusahaan untuk menciptakan nilai sosial yang berkelanjutan.

“Kehadiran Bapak dan Ibu malam ini menjadi pengingat bahwa setiap langkah bisnis kita selalu memiliki manfaat sosial yang lebih luas untuk memberi manfaat dan harapan bagi masyarakat,” ujarnya dalam acara yang digelar di Jakarta, Senin (3/11/2025).
Firman menjelaskan, kegiatan ini menjadi bagian dari upaya MIND ID untuk memastikan bahwa bisnis yang dijalankan tidak hanya berorientasi pada keuntungan finansial, tetapi juga memberikan dampak positif bagi masyarakat.
“Kita ingin organisasi ini sehat, selamat, sukses, dan bahagia. Sehat artinya kita bisa menjalankan tugas dengan baik, selamat berarti tidak ada peristiwa yang mengganggu, sukses kalau BUMN bisa memberikan laba dan terus berbagi. Dan bahagia kalau semua itu bisa kita jalankan tanpa beban di masa pengabdian,” tuturnya.
Sebagai BUMN induk sektor pertambangan, MIND ID berkomitmen untuk terus menjaga keseimbangan antara penciptaan nilai ekonomi dan keberlanjutan sosial serta lingkungan. Firman menegaskan bahwa fungsi manajemen risiko, hukum, tata kelola, kepatuhan, dan HSSE merupakan fondasi utama dalam menjaga keberlangsungan dan reputasi perusahaan.
Firman berharap kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mempererat hubungan antara insan MIND ID dan para mitra sosial, sekaligus memperkuat semangat kolaborasi lintas fungsi di lingkungan holding industri pertambangan.
“Keberhasilan MIND ID tidak mungkin dicapai tanpa kolaborasi lintas fungsi, tanpa sinergi antarholding dan seluruh anggota grup. Semoga kerja sama yang baik ini bisa terus kita lanjutkan dalam berbagai inisiatif sosial lainnya agar nilai keberlanjutan yang kita wujudkan benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat,” tutup Firman.
Adapun Yayasan Pendidikan Dwituna Rawinala sendiri merupakan lembaga yang mendidik anak-anak dengan kebutuhan khusus ganda, terutama tunanetra yang disertai dengan satu atau dua hambatan tambahan lainnya. Melalui program pendidikan khusus, yayasan ini berupaya agar anak-anak dapat mengembangkan potensi dan kemampuan mereka secara mandiri.













