Pasokan Gas TGI Terhenti di KP 294, SKK Migas Pastikan Produksi Minyak Tetap Jalan 40-56 MBO

Twitter
LinkedIn
Facebook
WhatsApp

Pekanbaru, Riau, ruangenergi.com-Kabar kurang sedap kembali datang dari jalur distribusi gas di wilayah Sumatera Bagian Utara. Pipa gas milik Transportasi Gas Indonesia (TGI) dilaporkan kembali mengalami kebocoran.

Insiden ini terjadi di titik KP 294, tak lama setelah kejadian serupa sempat menghebohkan di lokasi sebelumnya, KP 222. Kebocoran ini memaksa penghentian sementara aliran gas dari jalur utama tersebut demi alasan keselamatan dan perbaikan.

Kepala Perwakilan SKK Migas Sumbagut, CW Wicaksono, atau yang akrab disapa Toni, dalam bincang santai virtual bersama ruangenergi.com, Minggu (11/01/2026), membenarkan insiden ini. Pihaknya mengonfirmasi bahwa saat ini tim teknis sedang berjibaku melakukan perbaikan di lokasi kerusakan.

Penyelamat dari Lapangan Bentu

Meskipun pipa TGI mengalami kebocoran (“lagi”), operasional vital di Blok Rokan dipastikan tidak akan mati total.

Sebagai informasi, gas yang dialirkan pipa TGI ini sangat krusial sebagai bahan bakar North Duri Cogeneration (NDC) plant. Pembangkit listrik ini dioperasikan oleh PT Mandau Cipta Tenaga Nusantara (MCTN) untuk menunjang operasi penyedotan minyak di Blok Rokan.

Namun, SKK Migas bergerak cepat melakukan mitigasi. Toni menjelaskan bahwa pasokan gas langsung disubstitusi dari sumber lain.

“Nih baru dapat gas dari EMP Bentu sebesar 35 – 37 MMCF (Million Cubic Feet),” ungkap Toni.

Produksi Minyak Masih Aman

Berkat gerak cepat pengalihan pasokan gas dari lapangan EMP Bentu, “napas” operasional di Duri tetap terjaga. Pasokan gas darurat ini cukup untuk menjaga turbin pembangkit listrik tetap berputar.

Dampaknya, kegiatan produksi minyak bumi tidak perlu berhenti total. Dengan suplai gas pengganti sebesar 35-37 MMCF tersebut, estimasi produksi minyak masih bisa dipertahankan di angka yang cukup signifikan.

  • Pasokan Gas Darurat: 35 – 37 MMCF (dari EMP Bentu)

  • Estimasi Produksi Minyak: 40 – 56 MBO (Ribuan Barel Minyak)

Saat berita ini diturunkan, status produksi gas dari jalur utama yang bocor dihentikan sementara (shutdown) hingga perbaikan pipa di KP 294 selesai dilakukan. SKK Migas terus memantau proses recovery agar pasokan energi kembali normal secepatnya.