Pertamina EP Siap Ambil Alih Penuh Lapangan Jatinegara Mulai 2026

Twitter
LinkedIn
Facebook
WhatsApp

Jakarta Pusat, Jakarta, ruangenergi.com — PT Pertamina EP memastikan akan mengelola Lapangan Jatinegara secara mandiri mulai 16 Februari 2026, seiring berakhirnya Perjanjian Kerja Sama Operasi (KSO) dengan mitra asing, Foster Oil and Energy, PTE LTD.

Kerja sama yang telah berlangsung sejak 17 Februari 2011 itu akan resmi berakhir sesuai masa kontrak. Selama lebih dari satu dekade, Foster Oil and Energy tercatat menjadi mitra pengelola Lapangan Jatinegara dan berkontribusi terhadap produksi migas nasional.

“Pertamina EP mengapresiasi peran mitra KSO dalam pengelolaan Lapangan Jatinegara selama masa kerja sama,” tulis perusahaan dalam pernyataan resminya yang spesial diterima ruangenergi.com.

Pasca berakhirnya KSO, Pertamina EP akan melanjutkan pengelolaan lapangan melalui skema own operations atau pengelolaan mandiri. Proses transisi dan alih kelola akan dilakukan secara bertahap dan terukur.

Perusahaan menegaskan bahwa seluruh tahapan akan mengikuti ketentuan kontrak, regulasi yang berlaku, serta standar keselamatan dan keamanan kerja, demi menjaga keberlanjutan operasi dan keandalan produksi.

Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari strategi Pertamina EP dalam memperkuat penguasaan dan pengelolaan aset hulu migas nasional secara berkelanjutan.

Tak hanya fokus pada aspek teknis, Pertamina EP juga menyatakan komitmennya untuk terus memberikan kontribusi kepada daerah serta melibatkan masyarakat lokal dalam aktivitas operasional.

“Keberlanjutan tidak hanya soal produksi, tetapi juga tentang dampak positif bagi lingkungan sekitar dan masyarakat,” tegas perusahaan.

Dengan pengelolaan penuh di tangan sendiri, Pertamina EP berharap Lapangan Jatinegara dapat menjadi salah satu contoh keberhasilan transisi KSO ke operasi mandiri dalam industri hulu migas nasional.