PetroChina Jabung Kebut NEB-124, Harapan Baru Tambahan Gas dan Kondensat

Twitter
LinkedIn
Facebook
WhatsApp

Jabung, Jambi,ruangenergi.com — Kegiatan pengeboran pengembangan di wilayah kerja (WK) Jabung kembali dikebut. PetroChina International Jabung Ltd. mulai melakukan pengeboran sumur pengembangan NEB-124 sejak Kamis (27/8) pukul 18.00 WIB.

Kabar tersebut disampaikan Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Djoko Siswanto dalam laporan kepada Menteri ESDM, Wakil Menteri ESDM, Komite Pengawas SKK Migas, serta jajaran pimpinan terkait, Minggu (30/8/2026).

“Alhamdulillah PetroChina Jabung sedang melaksanakan pemboran Sumur Pengembangan NEB-124,” ujar Djoko dalam laporannya.

Sumur NEB-124 menjadi sumur pengembangan kelima dari total enam sumur yang masuk dalam program pemboran pengembangan PetroChina Jabung pada WP&B 2026.

Pengeboran ini menyasar reservoir LTAF-B dan LTAF-C, dengan target utama menghasilkan tambahan gas dan kondensat. Jika berjalan sesuai rencana, rangkaian kegiatan pemboran hingga tahap completion diperkirakan membutuhkan waktu sekitar 43 hari.

Dari sisi investasi, sumur NEB-124 memiliki nilai Authorization for Expenditure (AFE) sebesar US$6,49 juta yang telah mendapatkan persetujuan.

Kejar Produksi, Safety Tetap Nomor Satu

SKK Migas bersama PetroChina memastikan kegiatan pengeboran tidak sekadar mengejar target waktu dan produksi. Aspek keselamatan kerja, keunggulan operasional, ketepatan jadwal, dan efisiensi biaya menjadi perhatian utama selama pelaksanaan proyek.

Tim di lapangan juga diminta memastikan seluruh tahapan pekerjaan berjalan aman dan optimal, terlebih kegiatan pengeboran berlangsung di tengah situasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang masih menjadi perhatian.

Djoko pun meminta dukungan dan doa agar proses pengeboran NEB-124 berlangsung lancar hingga menghasilkan produksi sesuai harapan.

“Mohon dukungan dan doa Bapak-Ibu agar di tengah situasi karhutla pengeboran dapat berjalan lancar, aman, selamat dan mendapatkan produksi gas dan kondensat yang signifikan melebihi target,” kata Djoko.

Pengeboran NEB-124 menjadi bagian dari upaya berkelanjutan untuk menjaga dan meningkatkan produksi migas nasional. Keberhasilan sumur ini diharapkan ikut memperkuat pasokan gas domestik sekaligus meningkatkan kontribusi kondensat dari WK Jabung.

Dengan dimulainya sumur kelima dari enam sumur dalam program pemboran pengembangan 2026, PetroChina dan SKK Migas terus mendorong agar agenda pengeboran berjalan sesuai target.

Semangat tersebut dirangkum dalam pesan yang disampaikan Djoko: “PetroChina & SKK, bersama kita: Doa & BISA. Lifting Naik: BISA, BISA, BISA.”