Kuala Lumpur, ruangenergi.com-Kiprah PT Pertamina Hulu Energi (PHE) kian bersinar di panggung internasional. Melalui afiliasinya, PT Pertamina Internasional Eksplorasi dan Produksi (PIEP), perusahaan ini sukses meraih penghargaan Best Booth dalam ajang bergengsi Offshore Technology Conference Asia 2026 (OTC Asia 2026) yang digelar di Kuala Lumpur, Malaysia, Kamis (2/4/2026).
Penghargaan tersebut bukan sekadar pengakuan atas tampilan booth, tetapi menjadi simbol kuat eksistensi PHE sebagai pemain energi nasional yang semakin diperhitungkan secara global.
Corporate Secretary PHE, Hermansyah Y Nasroen, menegaskan bahwa partisipasi dalam OTC Asia 2026 merupakan langkah strategis dalam memperkuat posisi perusahaan di industri energi dunia.
“Ini bukan hanya soal booth terbaik, tetapi cerminan dari kapabilitas, inovasi, serta komitmen PHE dan seluruh afiliasinya dalam mendukung ketahanan energi dan transisi menuju energi berkelanjutan,” ujarnya.
Lebih dari sekadar ajang pameran, kehadiran PHE di forum internasional ini juga dimanfaatkan untuk memperluas jejaring dan membangun kepercayaan mitra global terhadap kompetensi industri energi Indonesia. Sinergi antar entitas dalam Subholding Upstream Pertamina pun menjadi kunci dalam menyampaikan narasi transformasi menuju perusahaan energi berdaya saing global dan ramah lingkungan.
Booth PIEP sendiri tak hanya menjadi magnet visual, tetapi juga pusat edukasi bagi pengunjung internasional. Di sana, PHE menampilkan model bisnis terintegrasi Pertamina, perannya sebagai tulang punggung produksi migas nasional, hingga berbagai inisiatif dekarbonisasi yang tengah dikembangkan.
“Melalui forum global seperti OTC, kami ingin menegaskan bahwa PHE adalah bagian dari ekosistem energi dunia yang terus berkembang,” tambah Hermansyah.
Ke depan, PHE berkomitmen memperkuat peran strategisnya melalui peningkatan kinerja operasional, inovasi teknologi, serta kolaborasi global. Langkah ini sejalan dengan upaya mendukung ketahanan energi nasional sekaligus mendorong transisi menuju energi rendah karbon.
Tak hanya itu, perusahaan juga terus mengedepankan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG), termasuk komitmen Zero Tolerance on Bribery. Implementasi Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) berstandar ISO 37001:2016 menjadi bukti keseriusan PHE dalam menjaga integritas dan tata kelola perusahaan yang bersih.
Dengan pencapaian ini, PHE tidak hanya membawa nama Indonesia ke kancah global, tetapi juga mempertegas perannya sebagai motor penggerak transformasi energi masa depan.


