PHKT Perkuat Sinergi dengan Media Lewat BASO IGA Ramadan di Terminal Lawe-Lawe

Twitter
LinkedIn
Facebook
WhatsApp

Penajam Paser Utara, Kaltim, ruangenergi.com — PT Pertamina Hulu Kalimantan Timur (PHKT) kembali mempererat sinergi dengan insan pers melalui kegiatan media gathering bertajuk Bincang Asik Soal Migas Ala PHI (BASO IGA) edisi khusus Ramadan. Kegiatan ini digelar di Terminal Lawe-Lawe, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Jumat (13/3/2026), dan diikuti oleh 33 jurnalis dari berbagai media lokal.

Momentum Ramadan dimanfaatkan sebagai ruang dialog terbuka antara perusahaan hulu migas dan media, sekaligus memperkuat silaturahmi. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya PHKT membangun komunikasi yang konstruktif dengan para pemangku kepentingan di daerah.

Superintendent Production Terminal Lawe-Lawe PHKT, Syamsul Arifin, menegaskan pentingnya BASO IGA sebagai wadah komunikasi yang berkelanjutan. Ia menyebut tema “Building Energy, Building Trust” mencerminkan bahwa keberhasilan industri migas tidak semata diukur dari capaian produksi, tetapi juga dari kemampuan membangun kepercayaan publik.

“Kepercayaan tidak hadir secara instan. Ia dibangun melalui komunikasi yang konsisten, keterbukaan informasi, serta tanggung jawab dalam setiap aktivitas operasional,” ujar Syamsul.

Ia juga menekankan peran strategis Terminal Lawe-Lawe dalam mendukung kelancaran produksi dan distribusi energi di wilayah operasi PHKT. Oleh karena itu, hubungan yang baik dengan media menjadi jembatan penting untuk menyampaikan informasi secara transparan kepada masyarakat.

Apresiasi terhadap inisiatif ini turut disampaikan oleh perwakilan SKK Migas Wilayah Kalimantan dan Sulawesi, Mutiara Dinanti. Ia menilai sinergi antara industri hulu migas dan media memiliki peran vital dalam membangun pemahaman publik terkait kontribusi sektor energi terhadap pembangunan nasional.

“Komunikasi yang terbuka akan memastikan informasi kegiatan operasional migas dapat tersampaikan secara akurat kepada masyarakat,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, para jurnalis juga mengikuti sesi sharing session yang membahas berbagai topik industri hulu migas, termasuk pengenalan program budaya ONE Pertamina yang menekankan standar pelayanan, keselamatan kerja, dan kolaborasi di lingkungan perusahaan.

Salah satu agenda yang menarik perhatian adalah kunjungan edukatif ke Laboratorium Terminal Lawe-Lawe. Para jurnalis berkesempatan melihat langsung proses analisa minyak dan gas, mulai dari komposisi gas, kandungan air (moisture content), dew point, hingga kandungan hidrogen sulfida (H₂S). Sementara pada minyak mentah, dilakukan pengujian seperti API Gravity, viskositas, kandungan sulfur, hingga kadar garam.

Kegiatan ini memberikan pemahaman komprehensif kepada media mengenai peran penting laboratorium dalam menjaga kualitas produksi sekaligus memastikan standar keselamatan dan kepatuhan operasional.

Head of Communication, Relations & CID Zona 10 PHKT, Elis Fauziyah, menambahkan bahwa BASO IGA juga dirangkaikan dengan Roadshow Kelembagaan Media serta penyaluran bantuan kebutuhan pokok kepada masyarakat sekitar.

“Program ini merupakan wujud nyata kepedulian industri hulu migas kepada masyarakat di sekitar wilayah operasi,” jelas Elis.

Apresiasi juga datang dari Ketua Persatuan Wartawan Indonesia Kabupaten PPU, Erwin. Ia menilai hubungan antara PHKT dan insan pers telah terjalin dengan baik, termasuk dukungan perusahaan terhadap peningkatan kompetensi wartawan melalui Uji Kompetensi Wartawan (UKW).

“Dukungan PHKT terhadap pelaksanaan UKW di Samarinda sangat membantu meningkatkan kapasitas jurnalis di daerah,” ujarnya.

Melalui BASO IGA PHI edisi Ramadan ini, PHKT berharap sinergi dengan media terus terjaga guna menghadirkan informasi yang konstruktif bagi masyarakat. Lebih jauh, kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat pemahaman publik terhadap peran strategis industri hulu migas dalam menjaga ketahanan energi nasional.

“Semoga momentum kebersamaan ini semakin memperkuat kolaborasi dalam menghadirkan energi bagi negeri sekaligus membangun kepercayaan publik,” tutup Syamsul.