PLN Virtual Charity Run & Ride 2020:  7.500 Peserta Ramaikan Gerakan  Sambung Listrik Masyarakat Tidak Mampu

Jakarta, RuangEnergi.Com– Gelaran PLN Virtual Charity Run and Ride 2020 disambut antusias masyarakat. Tak sampai 3 jam sejak dibuka pada Kamis (15/10) pukul 11.00 WIB, kuota ludes diambil peserta, total 7.500 peserta ikut serta dalam acara bertajuk “Energimu Cahaya Bagiku”.

“Kami sangat senang gerakan PLN Peduli melalui olahraga lari dan sepeda ini disambut antusias oleh masyarakat,” ucap Executive Vice President Corporate Communication and CSR PLN, Agung Murdifi dalam keterangan media di Jakarta(16/9/20).

Melihat antusiasime tersebut, saat ini PLN sedang mempertimbangkan untuk menambahkan kuota peserta.

“Kita lihat semangat berbagi masyarakat Indonesia masih sangat besar. Saat ini kami mempertimbangkan untuk membuka tambahan kuota peserta. Semoga energi optimisme berbagi ini tetap menyala,” imbuh Agung.

Salah seorang aktris, Soraya Larasati yang mengikuti kegiatan PLN VCRR 2020 menilai kegiatan PLN VCRR 2020 sangat positif dan menambah semangat dirinya untuk berolahraga.

“Kalau sehari-hari kita berolahraga hanya untuk diri sendiri saja, dengan PLN VCRR 2020 ini semakin semangat karena langkah kaki dan kayuhan sepeda kita berguna juga untuk saudara-saudara kita,” tutur Soraya.

PLN VCRR 2020 yang menjadi bagian dari peringatan Hari Listrik Nasional ke-75 merupakan ajang lari dan bersepeda yang bisa dilakukan di mana saja kapan saja mulai 16 – 28 Oktober 2020 dan dapat “dicicil” jarak lari dan bersepedanya untuk tujuan beramal.

BACA JUGA  Elnusa Tuntaskan Jasa Survei Seismik 2D Laut di Perairan Saumlaki

Peserta diajak untuk menerapkan gaya hidup sehat melalui olahraga lari dan sepeda. Setiap kilometer yang ditempuh oleh pelari dan pesepeda nantinya akan dikonversikan dalam bentuk rupiah yang nantinya akan digunakan untuk membiayai penyambungan listrik masyarakat tidak mampu.

Setiap kilometer lari akan dikonversikan ke dalam rupiah yaitu sebesar Rp 40.000,- dan sepeda sebesar Rp 35.000,-. Uang tersebut akan digunakan untuk biaya penyambungan rumah masyarakat tidak mampu tersebar di seluruh Indonesia dengan daya 450 VA. Pemilihan penerima bantuan dilakukan langsung oleh PLN dengan memastikan penerima bantuan terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Kementerian Sosial Republik Indonesia. Sebagai informasi, biaya penyambungan listrik satu rumah termasuk dengan instalasi listrik dalam rumah dan sertifikat laik operasi sebesar Rp 750.000,-.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *