Tabalong, ruangenergi.com – PT Pertamina EP (PEP) Tanjung Field menggelar kegiatan Silaturahim dan Sahur Bersama dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabalong pada Senin dini hari, 3 Maret 2026. Kegiatan yang berlangsung dalam nuansa penuh kehangatan ini menjadi ruang dialog yang lebih terbuka dan akrab antara Perusahaan dan pemerintah daerah.
Bupati Tabalong Muhammad Noor Rifani hadir bersama jajaran Pemkab Tabalong, antara lain, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Hamrani, Kabag Prokopim Rahmatullah Putra, dan Kasubag Protokoler Rizki. Sementara itu, Field Manager Charlie Parmonangan Nainggolan hadir bersama jajaran manajemen PEP Tanjung Field. Turut hadir pada acara yang berlangsung sejak pukul 03.00 WITA hingga 06.00 WITA tersebut, Ustadz Najibul Kahirani serta sejumlah undangan lainnya, antara lain jurnalis dan perwakilan penerima manfaat program CSR Perusahaan.
Pada kegiatan ini, Field Manager PEP Tanjung Field Charlie P. Nainggolan memaparkan gambaran umum kegiatan operasional hulu migas dan kontribusi Perusahaan kepada masyarakat melalui berbagai program pelibatan dan pemberdayaan. Sejumlah program yang dijalankan Perusahaan, seperti program Beasiswa Sobat Bumi Kalimantan (BSBK), pembinaan UMKM, serta kesempatan magang bagi mahasiswa lokal.
“Kami meyakini bahwa hubungan yang harmonis antara Perusahaan dan seluruh pemangku kepentingan, terutama pemerintah daerah dan masyarakat, akan mendukung keberhasilan dan keberlanjutan operasi dan produksi migas Perusahaan,” jelasnya.
Charlie pun menegaskan komitmen Perusahaan untuk terus mendukung Pemkab Tabalong dalam menjalankan pembangunan daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terutama di sekitar wilayah operasi Perusahaan.
Bupati Tabalong menyampaikan bahwa kontribusi Perusahaan dalam program pelibatan dan pengembangan masyarakat telah memberikan dampak positif bagi peningkatan kapasitas masyarakat dan perekonomian daerah di wilayah Tabalong. “Saya berharap berbagai program tersebut dapat terus diperkuat dan dicatat sebagai bagian dari dukungan Perusahaan terhadap program prioritas pembangunan daerah,” ujarnya.

